Haul Syekh Hasan Bakem Perkuat Jejak Wisata Religi di Kabupaten Demak

Tradisi Haul Syekh Hasan Bakem kembali menjadi momentum untuk memperkuat pelestarian sejarah Islam sekaligus mengangkat potensi wisata religi di Kabupaten Demak.

Dinparta Demak
2 Min Read

HEADLINNEWS.ID – Tradisi Haul Syekh Hasan Bakem kembali menjadi momentum untuk memperkuat pelestarian sejarah Islam sekaligus mengangkat potensi wisata religi di Kabupaten Demak. Kegiatan yang berlangsung di kompleks makam Syekh Hasan Bakem, Desa Tridinorejo, Blok Godongan, Kecamatan Bonang, Jumat (3/7/2026), mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pariwisata.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Demak diwakili tim yang dikoordinatori Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran, Nadhif Alawi, bersama staf Kiswanto dan Juni. Turut hadir Wakil Bupati Demak, Muhammad Badruddin, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian tradisi keagamaan yang telah berlangsung turun-temurun.

Syekh Hasan Bakem atau Syekh Maulana Muhammad Hasan Bakem bin Abdullah Hasan Bakem Al Maghribi dikenal sebagai salah satu tokoh penyebar Islam yang dalam sejumlah catatan sejarah Kesultanan Demak Bintoro diyakini sebagai figur Sunan Bonang (Anom). Kompleks makamnya juga memiliki ciri khas berupa pusara sepanjang sekitar enam meter, sementara nama “Bakem” diyakini berasal dari kawasan yang dahulu dikenal sebagai Hutan Bakem.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Endah Cahya Rini, menyampaikan bahwa penyelenggaraan haul memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar tradisi keagamaan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menjaga warisan sejarah, memperkuat identitas budaya, sekaligus mendorong pengembangan wisata religi di Kabupaten Demak.

“Haul Syekh Hasan Bakem menjadi warisan budaya dan religi yang perlu terus dijaga. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap potensi wisata religi Demak semakin dikenal luas serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Endah.

Ia menambahkan, Dinas Pariwisata Kabupaten Demak berkomitmen mendukung berbagai kegiatan budaya dan religi sebagai bagian dari strategi pengembangan destinasi wisata berbasis sejarah, budaya, dan kearifan lokal. Dengan semakin dikenalnya situs-situs religi di berbagai wilayah, diharapkan sektor pariwisata mampu memberikan dampak positif bagi pelestarian warisan budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *