HEADLINNEWS.ID – Gelaran Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 yang berlangsung di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mendadak menjadi perbincangan hangat dan memicu perdebatan panas publik di media sosial.
Karnaval yang digelar pada Kamis (10/9/2026) tersebut viral setelah potongan rekaman videonya beredar luas di berbagai platform digital. Perhelatan ini disorot warganet lantaran menyajikan pertunjukkan bertema kelam yang memuat berbagai simbol-simbol kontroversial, mulai dari kostum menyeramkan hingga adegan yang dinilai tak biasa di tengah umum.
Dalam rekaman yang beredar, sejumlah peserta atau talent terlihat mengenakan kostum bertema satanisme yang membawa benda-benda sejenis. Tak hanya itu, tampak pula ornamen dan simbol-simbol lain seperti lambang pentagram terbalik.
Suasana makin menyita perhatian publik setelah salah satu rangkaian pertunjukan menampilkan aksi penyembelihan seekor kambing di tengah jalan. Kambing tersebut disembelih hingga bagian kepalanya terlepas dan darahnya berceceran di lokasi acara. Aksi ekstrem tersebut seketika menimbulkan pertanyaan dan reaksi keras dari netizen mengenai makna serta tujuan penampilan tersebut.
Polemik perhelatan karnaval ini semakin meruncing setelah muncul kabar duka yang menimpa salah satu peserta. Seorang berinisial AF (40), warga Simbang Kulon yang malam itu berada di lokasi, dilaporkan meninggal dunia tak lama usai acara berakhir.
Sontak saja, peristiwa meninggalnya AF memicu berbagai spekulasi dan teori liar dari netizen di media sosial mengenai penyebab kematian korban. Banyak warganet mengaitkan insiden duka tersebut dengan nuansa mistis pertunjukan, meski penyebab pasti kematian warga setempat itu masih terus menjadi perhatian publik.

