HEADLINNEWS.ID – Penyanyi sekaligus aktris Sherina Munaf mencuri perhatian publik usai menunjukkan aksi kepedulian nyata terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah. Tak sekadar menyampaikan keprihatinan di media sosial, Sherina memilih terjun langsung ke lokasi kebakaran untuk membantu memadamkan kobaran api.
Bencana Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah sendiri diketahui kian memprihatinkan. Berdasarkan data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng per Senin (31/8/2026), tercatat ada 2.285 kejadian karhutla dengan luasan lahan terbakar mencapai 6.587,84 hektare. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bahkan telah menetapkan status tanggap darurat bencana mulai 31 Agustus hingga 29 September 2026.
Mengetahui kondisi darurat tersebut, Sherina bergerak menuju lokasi bersama gerakan Pawerful Voices pada Rabu (2/9/2026). Ia berkoordinasi langsung dengan sejumlah pihak di lapangan, termasuk Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng, Dinas Kehutanan, serta Borneo Orangutan Survival Foundation (BOS Foundation).
Sebelum masuk ke titik pemadaman, pelantun lagu Petualangan Sherina ini sempat mendatangi pusat rehabilitasi orangutan serta melakukan penanaman pohon di area lahan konservasi.
Perjuangan utama Sherina berlanjut saat menyambangi kawasan konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Galeget Tiawu. Di lokasi ini, Sherina membantu proses rewetting atau membasahi ulang lahan gambut. Langkah tersebut sangat krusial dilakukan lantaran bara api di bawah permukaan tanah kerap tetap hidup dan memicu kemunculan api baru meski bagian atas tanah tampak sudah padam.

Uniknya, demi menembus pekatnya asap di titik pemadaman, Sherina tak ragu mengenakan kacamata renang. Ia juga tampak cekatan memegang dan menarik selang air berukuran besar untuk menyemprotkan air ke titik-titik tanah yang masih mengeluarkan asap.
”Sekarang kita ke salah satu titik yang lagi ada pemadaman, aku pakai kacamata renang karena asapnya kenceng banget. Titik yang tadinya sudah padam di kawasan itu mendadak muncul lagi, di bagian hutan itu banyak yang gosong,” ujar Sherina lewat unggahan akun Instagram @pawerfulvoices.
Menjalani aksi kemanusiaan selama tiga hari di tengah kepulan asap pekat diakuinya bukanlah hal yang mudah. Sherina mengaku sempat mengalami sesak napas dan gangguan kenyamanan akibat pekatnya polusi asap.
Melalui aksinya tersebut, mantan istri Baskara Mahendra ini menyampaikan pesan menyentuh dan mengajak masyarakat luas untuk tidak menutup mata terhadap bencana ekologis yang tengah melanda Kalimantan.
”Ini butuh bantuan banget, pantau terus jangan sampai udah lupa karena kebakarannya masih terjadi. Kita harus bahu membahu, hutan kita lagi nggak baik-baik saja, ini berdampak ke satwa, ke manusia, ke warga yang tinggal di situ,” ucap Sherina dengan mata berkaca-kaca.
Aksi berani dan kepedulian tinggi dari Sherina Munaf ini pun langsung memancing gelombang apresiasi dari netizen. Banyak warganet yang mengaku bangga atas aksi nyata sang seniman yang mau bersusah payah turun ke lapangan demi menyelamatkan hutan dan lingkungan.

