HEADLINNEWS.ID – Pelayanan publik yang telah terintegrasi dengan sistem digital memang sudah disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Namun, dalam praktiknya, perkembangan ini belum begitu efektif dan efisien.
Karena itu, Komisi A DPRD Jawa Tengah meminta Pemprov Jateng berinovasi dan lebih cepat merespon segala macam layanan yang dibutuhkan masyarakat.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Jateng, Mukafi Fadli mengatakan bahwa pelayanan publik menjadi kunci utama pembangunan daerah. Saat ini, menurutnya, pelayanan publik untuk masyarakat dan keberlangsungan kinerja pemerintahan daerah saling terkoneksi dan membutuhkan kesinambungan diantara keduanya.
“Kualitas pelayanan berpengaruh langsung terhadap dukungan pemerintah pusat maupun minat investor. Pelayanan publik menjadi kunci keberhasilan suatu daerah,” ucap dia, Minggu (12/4/2026).
Model pelayanan publik, Wakil Ketua Komisi A DPRD Jateng itu menegaskan bahwa pemerintah daerah memerlukan sistem yang lebih responsif terhadap pelayanan kebutuhan masyarakat terutama administrasi.
Kehadiran Mall Pelayanan Publik (MPP) dinilai mampu meningkatkan kualitas layanan secara terintegrasi dan memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan pelayanan dasar di bidang administrasi umum.
“Saat ini, pelayanan publik juga terus berinovasi menyesuaikan diri dengan tuntutan perkembangan teknologi. Meskipun demikian, sistem digital tersebut tetap memerlukan partisipasi masyarakat untuk memberi masukan agar dapat mendorong peningkatan kualitas layanan,” kata Mukafi.

