Ditinggal Makan, Rumah dan Warung Sop Ayam di Baledono Purworejo Terbakar

Achmad Luthfi Khakim
By
Achmad Luthfi Khakim
Achmad Luthfi Khakim
Achmad Luthfi Khakim adalah pengusaha, pegiat teknologi, dan jurnalis asal Pituruh, Kabupaten Purworejo. Ia merupakan pendiri Pituruh News dan pemilik LC Computer yang bergerak di bidang...
- Achmad Luthfi Khakim
4 Min Read

HEADLINNEWS.ID – PURWOREJO – Rumah sekaligus warung sop ayam kampung di Kelurahan Baledono, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, terbakar hebat pada Jumat (11/9/2026) malam. Bangunan berukuran sekitar 6 x 6 meter tersebut ludes dilalap api.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, seluruh bangunan beserta perabotan dan perlengkapan usaha di dalamnya hangus terbakar. Kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta.

Rumah tersebut merupakan milik Supriyanti (44), warga RT 005 RW 006 Kelurahan Baledono. Saat kejadian, rumah ditempati Supriyanti bersama ayahnya, Slamet (84).

Peristiwa bermula saat Supriyanti memasak ayam untuk persiapan berjualan sop ayam kampung. Aktivitas memasak dilakukan di bagian dapur menggunakan tungku berbahan bakar kayu dan dimulai sekitar pukul 17.00 WIB.

Setelah beberapa waktu, Supriyanti meninggalkan dapur dan menuju bagian depan rumah yang sekaligus digunakan sebagai warung untuk makan. Sementara ayahnya berada di ruang tengah dalam kondisi tidur.

Sekitar pukul 20.15 WIB, Supriyanti tiba-tiba mendengar suara letupan dari arah dapur. Ia kemudian memeriksa sumber suara tersebut dan mendapati api sudah membesar serta mulai menjalar ke bagian atap rumah.

Melihat api semakin membesar, Supriyanti langsung menyelamatkan ayahnya keluar dari rumah. Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut berdatangan dan berusaha membantu memadamkan api. Petugas pemadam kebakaran juga segera dihubungi hingga akhirnya tiga unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Purworejo dikerahkan ke lokasi.

Petugas bersama warga kemudian berjibaku melakukan pemadaman. Upaya tersebut dilakukan dengan cepat untuk mencegah api merembet ke rumah maupun bangunan lain di sekitar lokasi.

Penanganan kebakaran juga mendapat dukungan personel PMI Kabupaten Purworejo yang turut membantu di lokasi, termasuk dalam penanganan warga dan pemberian pertolongan pertama.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Siswantoro Dwi Nugroho, mengatakan, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh petugas, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas memasak menggunakan tungku kayu bakar.

“Yang bersangkutan melakukan aktivitas seperti biasa, memasak dengan tungku berbahan bakar kayu. Setelah ditinggal makan, kemudian terdengar suara letupan dan saat dilihat api sudah besar,” kata Siswantoro.

Proses pemadaman, lanjutnya, tidak berlangsung mudah. Lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman yang cukup padat dengan akses jalan yang sempit. Kondisi tersebut membuat mobil pemadam kebakaran tidak dapat masuk secara bersamaan.

“Lokasinya sangat padat dan aksesnya sempit, sehingga mobil damkar hanya bisa masuk satu per satu. Ini menyulitkan petugas untuk melakukan pemadaman dari beberapa arah,” ujarnya.

Api akhirnya dapat dikendalikan setelah petugas melakukan pemadaman bersama warga. Meski demikian, bangunan rumah sekaligus warung tersebut tidak dapat diselamatkan dan mengalami kerusakan berat.

Siswantoro mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama ketika menggunakan sumber api untuk memasak. Menurutnya, kelalaian kecil dapat memicu kebakaran yang berpotensi meluas, terlebih di kawasan permukiman padat.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan serta memastikan puntung rokok benar-benar dalam kondisi padam sebelum dibuang.

“Sedikit pemantik atau pemicu saja bisa mengakibatkan kebakaran meluas. Karena itu, kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati, tidak membakar sampah sembarangan, dan memastikan puntung rokok sudah benar-benar padam,” katanya.

Pasca kejadian, petugas kepolisian dari Polsek Purworejo, Satreskrim Polres Purworejo, Inafis, Bhabinkamtibmas, serta petugas terkait mendatangi lokasi. Petugas melakukan pengecekan, pendataan, dokumentasi, dan penanganan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.

Kebakaran tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak meninggalkan aktivitas yang berkaitan dengan api tanpa pengawasan, khususnya penggunaan tungku kayu bakar di lingkungan rumah.

Editor: Achmad Luthfi Khakim
Share This Article
Achmad Luthfi Khakim
Follow:
Achmad Luthfi Khakim adalah pengusaha, pegiat teknologi, dan jurnalis asal Pituruh, Kabupaten Purworejo. Ia merupakan pendiri Pituruh News dan pemilik LC Computer yang bergerak di bidang teknologi dan kebutuhan perkantoran. Selain mengembangkan usaha, Luthfi aktif dalam jurnalistik, produksi konten, dan kegiatan sosial. Ia dikenal sebagai sosok yang terus berkarya dan mendorong pemanfaatan teknologi secara positif bagi masyarakat.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!