HEADLINNEWS.ID – Jakarta, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali beroperasi setelah sempat terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Selasa (8/9/2026). Pihak bandara memastikan runway, taxiway, dan apron telah dibersihkan sebelum penerbangan dilayani kembali.
Assistant Deputy Communication & Legal Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, mengatakan prosedur keselamatan penerbangan telah dijalankan oleh pihak bandara dan maskapai sebelum operasional dilanjutkan.
Kesiapan fasilitas penerbangan juga diperiksa, termasuk runway, taxiway, apron, serta peralatan pendukung keselamatan. Pembersihan debu dilakukan secara periodik di area-area tersebut.
Hingga tengah malam, Bandara Soetta diproyeksikan melayani 896 penerbangan dengan jumlah penumpang mencapai 113 ribu orang berdasarkan data yang telah masuk ke pusat data bandara.
Sementara itu, hingga Selasa siang, sebanyak 324 penerbangan telah beroperasi. Rinciannya, 208 penerbangan merupakan keberangkatan dan 116 penerbangan merupakan kedatangan.
Dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap operasional Bandara Soetta menjadi fakta utama dalam berita ini. Data sumber menunjukkan operasional telah kembali berjalan setelah fasilitas penerbangan dibersihkan dan prosedur keselamatan dijalankan, tetapi tidak memuat informasi mengenai durasi gangguan, jumlah penerbangan yang terdampak selama penutupan, maupun status penerbangan setelah siang hari.

