HEADLINNEWS.ID – Jakarta, Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) dan Tim Nawacita menyiapkan pertemuan antara Ketua Dewan Pembina FORMAS Hashim Djojohadikusumo dan mantan Presiden Joko Widodo. Rencana itu muncul dalam pertemuan lanjutan kedua pihak di Jakarta setelah pertemuan awal pada 26 Agustus 2026.
Pertemuan berlangsung di markas FORMAS dan dihadiri delegasi Tim Nawacita yang dipimpin Suryo bersama Herry S., Sugito, Roky, dan Yacob. Mereka diterima Ketua Umum FORMAS Yohanes Handojo Budhisedjati, Sekretaris Jenderal Khairul Makhali, Ketua Dewan Pakar Serian, serta Wakil Ketua Dewan Pembina FORMAS Firdaus.
Suryo mengatakan pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti dengan kerja bersama antara FORMAS dan Tim Nawacita. “Ke depan kita harapkan, ada sinergi antara Formas yang menjadi garda Astacita bersama tim Nawacita dalam satu kesatuan,” ujar Suryo.
Yohanes mengatakan agenda berikutnya adalah mempertemukan Hashim dengan Joko Widodo. Menurut dia, pertemuan itu akan menjadi bagian dari rangkaian pembahasan mengenai pembagian peran dan program yang akan dijalankan kedua pihak.
“Dengan pertemuan ini, kita segera mempertemukan Bapak Hashim bersama Bapak Jokowi,” tutur Handojo.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas stabilitas politik nasional serta keberlanjutan pembangunan. Firdaus menyebut mereka sepakat mengawal kepemimpinan nasional hasil Pemilu 2024, yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, hingga akhir masa bakti pada 2029.
Firdaus mengatakan rancangan program mitigasi politik dan pembangunan berkelanjutan akan dibahas lebih lanjut. Pembahasan itu akan diteruskan melalui rapat pleno serta komunikasi dengan Dewan Pembina FORMAS dan Pembina Nawacita.
“Dari diskusi ini akan ditindaklanjuti dalam rapat pleno serta dikomunikasikan secara intensif dengan Dewan Pembina Formas dan Pembina Nawacita,” kata Firdaus.
Fakta utama yang tersedia dalam sumber adalah adanya pertemuan lanjutan antara FORMAS dan Tim Nawacita serta rencana mempertemukan Hashim Djojohadikusumo dengan Joko Widodo. Sumber belum memuat tanggal pertemuan Hashim dan Jokowi, bentuk program yang akan disepakati, maupun hasil konkret dari rencana tersebut sehingga informasi itu belum dapat dipastikan lebih jauh dari data yang tersedia.

