@headlinnews.id Gunung Anak Krakatau di wilayah Selat Sunda kembali mengalami erupsi menerus sejak Jumat (4/9/2026) malam hingga Sabtu (5/9/2026) pagi. Aktivitas erupsi tersebut menghasilkan fenomena lava air mancur atau “lava fountain”. Suara dentuman dan gemuruh juga terdengar hingga Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Pasauran, Kabupaten Serang. Status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Dalam periode pengamatan selama enam jam hingga pukul 06.00 WIB, kondisi cuaca di sekitar gunung dilaporkan berawan hingga mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang menuju arah barat laut. Secara visual, Gunung Anak Krakatau sempat terlihat jelas sebelum kembali tertutup kabut. Sementara itu, asap kawah tidak teramati selama periode pengamatan. Erupsi yang berlangsung terus-menerus juga menyebabkan lontaran material vulkanik. Kondisi tersebut bahkan membuat kamera CCTV untuk pemantauan di lapangan mengalami gangguan. Petugas mengimbau masyarakat, pengunjung, wisatawan, serta pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau. Source : arifwidodo969 HEADLINNEWS.ID #Indonesia #fypシ゚viralシfypシ゚ #news #hits
Gunung Anak Krakatau di wilayah Selat Sunda kembali mengalami erupsi menerus sejak Jumat (4/9/2026) malam hingga Sabtu (5/9/2026) pagi.
Aktivitas erupsi tersebut menghasilkan fenomena lava air mancur atau “lava fountain”. Suara dentuman dan gemuruh juga terdengar hingga Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Pasauran, Kabupaten Serang.
Status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga.
Dalam periode pengamatan selama enam jam hingga pukul 06.00 WIB, kondisi cuaca di sekitar gunung dilaporkan berawan hingga mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang menuju arah barat laut.
Secara visual, Gunung Anak Krakatau sempat terlihat jelas sebelum kembali tertutup kabut. Sementara itu, asap kawah tidak teramati selama periode pengamatan.
Erupsi yang berlangsung terus-menerus juga menyebabkan lontaran material vulkanik. Kondisi tersebut bahkan membuat kamera CCTV untuk pemantauan di lapangan mengalami gangguan.
Petugas mengimbau masyarakat, pengunjung, wisatawan, serta pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau.

