HEADLINNEWS.ID – SEMARANG – Pemerintah merencanakan akan ada pengembangan potensi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran. Namun, rencana tersebut tidak hanya mendapatkan respons positif, tetapi juga menuai penolakan berbagai pihak.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah Agus Sugiharto menjelaskan bahwa pengembangan potensi tidak akan merusak kawasan di sekitarnya, tetapi alam akan dikelola untuk memberikan manfaat.
“Bukan akan merusak kawasan, cagar budaya, buktinya juga tidak mengkhawatirkan kondisi di sekitarnya. Pengembangan panas bumi dimanapun, juga kurang lebih sama tidak menyebabkan kerusakan,” jelas dia, pada Selasa (1/9).
Pengembangan potensi, kata dia, tidak hanya di Indonesia saja, namun modelnya kurang lebih sama. Sehingga, dalam melangkah dan dimulai, harus membutuhkan kajian serta survei yang dapat menjadi pemahaman penting serta untuk dipelajari masyarakat maupun berbagai pihak.
“Kita tidak hanya yang sudah ada di Indonesia, tetapi juga dapat belajar di negara-negara yang juga melakukan pengembangan. Saya kira pemanfaatan tidak bermaksud untuk merusak, alam dikelola untuk dimanfaatkan jangka panjang,” katanya.
Tujuan pengembangan serta pemanfaatan potensi alam tersebut, Dinas ESDM Jateng berharap lingkungan yang dimanfaatkan dan dirawat akan bermanfaat, dalam jangka panjang terjaga, serta dapat dikelola berkelanjutan.
“Dengan merawat kondisinya, kondisi di sekitarnya juga akan terjaga secara berkelanjutan,” ucap Kepala Dinas ESDM Jateng itu.

