HEADLINNEWS.ID – Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat ke level 6.450,28 pada Kamis, 27 Agustus 2026. Penguatan ini terjadi di tengah aksi demonstrasi di sejumlah titik di Jakarta, mulai dari Gedung DPR/MPR RI hingga kawasan Monas.
INKA selaku Pembina Komunitas Jago FX menyebut pergerakan indeks ditopang aktivitas pasar yang menguat di tengah dinamika pengamanan aksi unjuk rasa. Berdasarkan data IDX Mobile pukul 12.10 WIB, IHSG menguat 0,7 persen atau 44,59 poin dari posisi sebelumnya.
Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak pada level terendah 6.376,65 dan sempat menyentuh posisi tertinggi 6.456,75. Nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp11.324 triliun.
Sebanyak 484 saham tercatat menguat, sedangkan 158 saham mengalami koreksi dan 321 saham stagnan.
Sejumlah emiten masuk jajaran top gainers, yakni PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) yang melonjak 25 persen ke level Rp775 dan PT Charnic Capital Tbk (NICK) yang naik 24,92 persen ke level Rp1.930.
Sementara itu, jajaran top losers diisi PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) yang turun 14,93 persen ke level Rp228 serta PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) yang melemah 14,73 persen menjadi Rp191.
Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda memproyeksikan IHSG memiliki area support di kisaran 6.340-6.300 dan resistance pada rentang 6.455-6.550. Ia menilai stabilitas keamanan dan aksi demonstrasi menjadi perhatian utama investor pada perdagangan hari ini.
Apabila aksi demonstrasi berlangsung kondusif, tekanan terhadap pergerakan pasar berpotensi bersifat sementara. Sebaliknya, eskalasi situasi keamanan dapat memicu peningkatan sentimen risk-off dan volatilitas pasar.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengerahkan 4.274 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian aksi penyampaian pendapat di 62 titik wilayah hukum Jakarta hari ini. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan total terdapat 80 agenda kegiatan yang berlangsung di berbagai lokasi pengamanan.
Pada saat aksi unjuk rasa berlangsung, IHSG berada di level 6.450,28. Faktor psikologis keamanan menjadi variabel yang diperhatikan, sementara 484 saham tercatat menguat di tengah proyeksi support dan resistance harian dari analis.

