HEADLINNEWS.ID – SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memberikan anggaran tambahan untuk bantuan yang mendukung pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN). Bantuan tidak hanya sebatas menyiapkan anggaran yang siap saat situasi darurat, tetapi juga membantu pemerintah daerah masing-masing kabupaten atau kota yang mengalami kekurangan dalam pemenuhan gaji serta tunjangan bagi ASN.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jawa Tengah Dwianto Priyonugroho menjelaskan pemerintah daerah mendapatkan tambahan untuk kebutuhan gaji ASN. Meskipun keuangan daerah aman, tetapi bantuan juga akan berguna untuk menjaga kestabilan beban pembiayaan kebutuhan ASN.
“Untuk semua pemerintah daerah di Jawa Tengah mendapatkan tambahan anggaran yang bisa membiayai gaji ASN,” katanya.
Bantuan anggaran akan meringankan beban tanggungan keuangan untuk membiayai pembayaran gaji guru dan tenaga kesehatan. Selama ini, gaji pegawai dibayarkan melalui anggaran APBD, dengan porsi belanja pegawai setiap tahun.
Dwianto memastikan bahwa daerah tidak mengalami keterbatasan dalam hal anggaran, tetapi diberikan tambahan untuk membantu membayar gaji serta mengontrol stabilitas keuangan daerah tetap terkendali sepanjang tahun sampai akhir tahun.
“Anggaran digunakan di lebih kurang 18 daerah kabupaten/kota. Mayoritas kebutuhan utama anggaran belanja pegawai untuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan,” katanya.

