Promotor Menghilang di Eropa, Konser DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit Batal di London

Ruly Riant
By
5 Min Read
Band Deadsquad. (Dok. Deadsquad Official)

HEADLINNEWS.IDTiga raksasa musik ekstrem Tanah Air, yakni DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit, harus menghadapi kendala serius dalam rangkaian tur Eropa bertajuk Cataclysmic Summer Tour 2026. Sejumlah jadwal konser tiga band metal Indonesia tersebut terpaksa batal di Cork, Irlandia, dan London, Inggris, setelah pihak promotor diduga melakukan penipuan dan menghilang.

​Kabar tak sedap ini mencuat usai pengelola venue pertunjukan di London, The Underworld Camden, merilis pernyataan resmi melalui akun Instagram mereka (@theunderworldcamden) pada 17 Agustus 2026. Pihak venue menyatakan bahwa konser DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit yang dijadwalkan berlangsung pada malam hari tersebut tidak dapat dipastikan penyelenggaraannya dan terpaksa dibatalkan.

Promotor Menghilang dan Venue Belum Disewa

Pengumuman batalnya tur Deadsquad, Death Vomit, hingga Jasad di Eropa yang disampaikan pihak Camden. (Dok. Instagram The Underworld Camden)

​Dalam pernyataannya, The Underworld Camden mengungkapkan bahwa pihak promotor Diablo Productions, yang dikaitkan dengan nama Anna Bikuña (atau Anna O’Connor), belum melakukan reservasi maupun pembayaran sewa venue secara resmi. Promotor secara mendadak sulit dihubungi dan mengabaikan seluruh upaya komunikasi lewat email maupun telepon.

​Tak hanya itu, promotor juga diketahui menghapus halaman Facebook resmi serta menonaktifkan tag dan fitur pesan di Instagram. Tindakan sepihak ini meninggalkan tiga band asal Indonesia serta band pendukung lokal asal Inggris, Incarcerated, dalam posisi yang sangat dirugikan.

​”Promotor DiabloProductionsOfficial / oconnorannaie / Anna Bikuña telah menghilang, mengabaikan semua kontak dari kami, belum membayar/menyewa tempat, menghapus Facebook, mematikan tag & pesan Instagram, dan telah meninggalkan tiga artis Indonesia yang seharusnya melakukan tur besar di Eropa tanpa hasil,” tulis pernyataan resmi The Underworld Camden.

​Pihak venue juga menyampaikan rasa simpati mendalam kepada para musisi yang terkena dampak ketidakprofesionalan promotor tersebut. Selain pertunjukan di London, konser di Cork, Irlandia, yang dijadwalkan sehari sebelumnya rupanya telah lebih dahulu dibatalkan akibat permasalahan serupa.

Nasib Tiket Penonton di Eventbrite

​Selain masalah venue, status penjualan tiket pertunjukan di London juga dipertanyakan. Tiket konser tersebut diketahui telah dijual kepada publik melalui platform Eventbrite.

​Pihak The Underworld Camden mengaku tidak mengetahui detail tiket yang telah dipasarkan oleh Diablo Productions. Kendati demikian, pengelola venue telah berkoordinasi langsung dengan pihak Eventbrite untuk memastikan seluruh uang pembelian tiket dapat dikembalikan (refund) secara penuh kepada para calon penonton.

Sempat Terlunta-lunta Usai Tampil di Dublin

​Sementara itu, DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit turut menyampaikan pernyataan resmi bersama melalui media sosial. Mereka menegaskan bahwa persoalan dengan Diablo Productions tidak hanya sebatas pembatalan panggung di dua kota, melainkan mencakup kegagalan komitmen logistik, akomodasi, transportasi, persiapan organisasi, hingga komunikasi selama tur berlangsung.

​Titik kritis permasalahan ini terjadi setelah ketiga band menyelesaikan penampilan mereka di Lost Lane, Dublin, Irlandia. Setelah pertunjukan tersebut usai, promotor mendadak gagal menyediakan fasilitas akomodasi dan transportasi yang dijanjikan untuk menuju kota berikutnya.

​Kondisi tersebut membuat rombongan musisi Indonesia tidak bisa melanjutkan perjalanan sesuai jadwal menuju Cork dan London. Terkait panggung London, ketiga band menyebut pihak venue The Underworld Camden pada akhirnya menghubungi mereka secara langsung via pesan Instagram untuk mengonfirmasi bahwa status venue memang belum pernah disewa secara resmi oleh promotor.

Tur Eropa Dipastikan Tetap Berlanjut

​Sebelum pembatalan ini terjadi, ketiga band mengaku telah berupaya maksimal untuk menyelesaikan persoalan secara internal dan tetap bersikap kooperatif dengan promotor. Namun, iktikad baik tersebut gagal membuahkan hasil karena buruknya profesionalisme Diablo Productions.

​Meski mengalami kekecewaan berat akibat ulah promotor, DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit menegaskan tidak akan menghentikan Cataclysmic Summer Tour 2026.

​Mulai 20 Agustus 2026, ketiga band dipastikan melanjutkan perjalanan tur Eropa mereka dari Eindhoven, Belanda, dan menyambangi kota-kota berikutnya. Untuk mengawal sisa rangkaian tur ini, mereka menggandeng agensi DF Bookings, yang dikenal sebagai promotor berpengalaman di skena extreme music sekaligus mitra lama mereka.

Editor: Ruly Riant
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!