HEADLINNEWS.ID – Brebes – Kebakaran gudang limbah di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, kembali menunjukkan aktivitas api pada Senin (10/8/2026) malam. Tim pemadam kebakaran dan gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman di sejumlah titik.
Pemantauan di lokasi sekitar pukul 20.55 WIB menunjukkan kobaran api kembali terlihat di sisi timur gudang. Tim Damkar dan gabungan langsung bergerak cepat memfokuskan upaya pemadaman ke area tersebut untuk mencegah api kembali meluas.
Di antara petugas yang melakukan penanganan di lapangan terdapat Dimas bersama rekan-rekannya. Mereka langsung mengarahkan upaya pemadaman ke titik api yang kembali menyala di sisi timur.
Sementara di sisi utara, kobaran api juga masih tampak cukup besar. Tim Damkar dan gabungan terus melakukan penyemprotan serta pemantauan untuk memastikan api tidak kembali merambat ke bagian lain.
Proses pemadaman tidak mudah karena material yang terbakar berupa tumpukan limbah karet, outsole sepatu dan plastik. Material tersebut menumpuk dalam jumlah besar sehingga air sulit menembus bagian dalam tumpukan.
Untuk menjangkau sumber api yang berada di bagian dalam, petugas di lapangan melakukan berbagai upaya, termasuk membuat alat modifikasi secara mandiri.
Alat tersebut digunakan untuk menusuk dan mengurai tumpukan material. Setelah bagian dalam tumpukan terbuka, air kemudian dialirkan langsung menuju titik api agar proses pemadaman dan pendinginan lebih efektif.
Upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi bara api yang masih tersembunyi di bawah permukaan material dan dapat kembali memunculkan kobaran.
Hingga Senin malam, penanganan titik api di sisi timur dan utara masih berlangsung. Tim Damkar dan gabungan juga terus melakukan pemantauan di area sekitar untuk memastikan tidak muncul titik api baru.
Kebakaran gudang tersebut terjadi sejak Sabtu (8/8/2026) siang. Material berupa limbah karet, outsole sepatu dan plastik yang tersimpan dalam jumlah besar membuat proses pemadaman berlangsung berhari-hari.
Dua unit alat berat sebelumnya juga dikerahkan untuk membantu membuka akses bagi armada pemadam sekaligus membongkar tumpukan material agar petugas dapat menjangkau bara yang berada di bagian dalam.
Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja secara bergantian dan terus melakukan pendinginan meski kobaran api di permukaan telah berhasil ditekan.
Masyarakat di sekitar lokasi diimbau tetap waspada dan tidak mendekati area gudang karena masih terdapat potensi munculnya kembali titik api dan asap.
Tim Damkar dan gabungan hingga Senin malam masih terus melakukan penanganan sampai kondisi lokasi benar-benar dinyatakan aman.

