HEADLINNEWS.ID – Brebes – Kebakaran gudang penyimpanan limbah di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, memasuki hari ketiga, Senin (10/8/2026). Petugas masih berjibaku memadamkan titik api yang tersisa di antara tumpukan material karet, outsole sepatu, dan plastik.
Berdasarkan pemantauan hingga Senin siang, proses pemadaman belum sepenuhnya selesai. Titik api berhasil ditekan, namun sekitar 30 persen area material yang terbakar masih menyisakan bara dan asap.
Material yang menumpuk dalam jumlah besar menjadi kendala utama proses pemadaman. Tumpukan limbah karet dan plastik membuat air sulit menembus bagian dalam material sehingga bara api masih berpotensi muncul kembali.
Untuk mempercepat penanganan, armada pemadam kebakaran dari Satpol PP Kabupaten Brebes disiagakan secara bergantian. Dua unit alat berat juga dikerahkan untuk membuka akses bagi kendaraan pemadam sekaligus membongkar tumpukan material yang terbakar.
Koordinator Damkar Satpol PP Brebes, Sugiarto dalam laporan mengatakan personel dan armada masih disiagakan secara berkelanjutan untuk menangani sisa titik api. “Petugas masih fokus menggempur sisa sekitar 30 persen titik api yang berada di area tumpukan limbah karet,” kata Sugiarto dalam keterangan yang diterima wartawan.
Sebelumnya, kebakaran pertama kali terjadi pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 13.00 WIB. Api kemudian membesar dan melahap material yang tersimpan di dalam gudang.
Karakteristik material berupa karet, outsole sepatu dan plastik yang mudah terbakar membuat proses pemadaman berlangsung lama. Selain menyulitkan penetrasi air, pembakaran material tersebut juga menghasilkan asap hitam pekat.
Bangunan tampak mengalami kerusakan berat akibat paparan suhu tinggi. Kondisi bangunan disebut luluh lantak setelah dilanda kebakaran selama beberapa hari.

