HEADLINNEWS.ID – DPRD Provinsi Jawa Tengah mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkuat kapasitas di bidang pemasaran digital agar mampu bersaing di tengah perubahan pola perdagangan dan perilaku konsumen.
Ketua Komisi C DPRD Jawa Tengah, Bambang Hariyanto Baharudin, mengatakan digitalisasi telah menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha. Menurutnya, kemampuan memanfaatkan platform digital akan membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
“Pelaku UMKM harus mampu mengikuti perkembangan teknologi. Pemasaran digital kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar usaha dapat terus berkembang,” ujarnya saat menghadiri kegiatan penguatan digitalisasi pemasaran UMKM di Purwokerto.
Ia mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, yang turut memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM. Sinergi tersebut dinilai menjadi langkah positif dalam memperkuat ekosistem usaha di daerah.
“Ini merupakan wujud kepedulian dari perbankan kepada masyarakat. Saya mengapresiasi Bank BPR BKK dan Bank Jateng yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Interaksi langsung dengan pelaku usaha di akar rumput seperti ini sangat penting,” kata Bambang.
Menurutnya, UMKM telah terbukti menjadi sektor yang mampu bertahan dalam berbagai kondisi, termasuk saat pandemi COVID-19. Selain menjadi penopang perekonomian daerah, sektor ini juga berkontribusi besar dalam menciptakan lapangan kerja.
“Tidak ada yang membantah bahwa UMKM adalah klaster usaha yang sangat tangguh. Saat pandemi Covid-19 pun sektor ini mampu bertahan. Selain itu, UMKM memiliki kontribusi besar dalam menyerap tenaga kerja dan membantu menggerakkan perekonomian daerah,” jelasnya.

Bambang menilai penguatan kapasitas pelaku UMKM harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui akses pembiayaan, tetapi juga peningkatan literasi digital, inovasi produk, serta kemampuan membaca kebutuhan pasar.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 75 pelaku UMKM mengikuti pelatihan digital marketing yang diselenggarakan di Hetero Space Purwokerto. Selain memperoleh pembekalan mengenai strategi pemasaran digital, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan 15 unit tong sampah kepada Paguyuban Pedagang GOR sebagai dukungan terhadap kebersihan kawasan usaha.
DPRD Jawa Tengah berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia perbankan, dan komunitas pelaku usaha terus diperkuat agar UMKM semakin berdaya saing dan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.

