HEADLINNEWS.ID – Temanggung, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Temanggung membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi membantu warga terdampak kekeringan melalui donasi untuk penyediaan air bersih.
Ketua PMI Kabupaten Temanggung, Bambang Dewantara mengatakan, hingga bulan Juli 2026 PMI telah melaksanakan 18 kali distribusi air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan.
Setiap tahun, PMI juga mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung kegiatan penyaluran air bersih, meski jumlahnya terbatas.
“PMI memang memiliki anggaran setiap tahun untuk penanganan kekeringan, tetapi tidak banyak. Karena itu, kami juga mengajak masyarakat yang peduli terhadap warga terdampak kekeringan untuk ikut membantu,” katanya, Selasa (28/7/2026).
Ia mengemukakan, PMI telah menyiapkan rekening khusus sebagai wadah penyaluran donasi dari masyarakat. Dana yang terkumpul sepenuhnya akan digunakan untuk penyediaan dan pendistribusian air bersih kepada wilayah yang membutuhkan.
Selain mengandalkan dukungan masyarakat, PMI Kabupaten Temanggung juga memperoleh bantuan anggaran dari PMI Provinsi Jawa Tengah untuk memperkuat layanan distribusi air bersih selama musim kemarau.
Bambang berharap, kolaborasi antara PMI, pemerintah, dan masyarakat dapat memastikan kebutuhan air bersih warga terdampak kekeringan tetap terpenuhi hingga musim kemarau berakhir.
Kepala Seksi Layanan dan Sumber Daya PMI Kabupaten Temanggung, Andy Alif mengatakan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Temanggung menyalurkan 90.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan selama 10–25 Juli 2026.
Bantuan tersebut didistribusikan melalui 18 kali dropping menggunakan truk tangki berkapasitas 5.000 liter. (Aiz;Ekp)

