HEADLINNEWS.ID β BOYOLALI β Polsek Karanggede Polres Boyolali terus mengintensifkan upaya pencegahan kenakalan remaja melalui edukasi dan pembinaan kepada kalangan pelajar. Kali ini, Kapolsek Karanggede AKP Utomo, S.E., M.H., menjadi pembina upacara di SMA Negeri 1 Karanggede, Desa Klari, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Senin (21/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut diikuti sekitar 930 siswa-siswi SMA Negeri 1 Karanggede, bersama kepala sekolah, para guru dan staf. Kapolsek Karanggede didampingi Kanit Propam Aiptu Slamet Riyadi, S.E., serta Ps. Kanit Binmas Aiptu Budi Riyanto.
Dalam amanatnya, AKP Utomo mengingatkan para pelajar agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun lingkungan sekolah. Materi yang disampaikan meliputi bahaya tawuran dan perkelahian, balap liar, penyalahgunaan narkoba, serta perundungan atau bullying.
Kapolsek juga memberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum bagi pelajar yang terlibat tindak pidana. Para siswa diingatkan untuk tidak mudah terprovokasi, mampu memilih pergaulan yang positif, serta menyelesaikan setiap persoalan dengan cara yang baik dan tidak menggunakan kekerasan.
βAdik-adik adalah generasi penerus bangsa. Jangan sampai masa depan rusak karena terlibat tawuran, narkoba, balap liar maupun tindak kriminal lainnya. Jadilah pelajar yang disiplin, berprestasi dan bertanggung jawab,β pesan AKP Utomo.
Kapolsek Karanggede menambahkan, lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. Karena itu, komunikasi antara pihak sekolah, orang tua dan kepolisian perlu terus diperkuat dalam mencegah berbagai potensi kenakalan remaja.
Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, S.H., mengatakan kegiatan pembinaan kepada pelajar merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
βPolri hadir memberikan edukasi agar para pelajar memahami risiko dan konsekuensi dari setiap tindakan. Kami mengajak seluruh pelajar untuk fokus belajar, menjauhi narkoba, tawuran dan bullying, serta menggunakan masa muda untuk kegiatan yang positif,β ujar Kasi Humas.
Kegiatan pembinaan dan sosialisasi berlangsung tertib dan lancar. Polres Boyolali melalui jajaran Polsek akan terus mendorong kegiatan edukatif di lingkungan sekolah sebagai langkah pencegahan kenakalan remaja sekaligus membangun generasi muda yang disiplin, berkarakter dan sadar hukum.

