Advertisement
Iklan dapat dilewati dalam 5

Kemiskinan Brebes Turun, Sinergi Naik: Shintya Sandra Kusuma Dorong Brebes Mandiri

Dedi Agustian
2 Min Read

HEADLINNEWS.IDBrebes – Upaya menekan angka kemiskinan di Kabupaten Brebes terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Komisi II, Shintya Sandra Kusuma, bekerja sama dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat bertajuk “Tata Kelola Pemerintahan Kolaboratif: Strategi Penguatan Akuntabilitas Publik dalam Pengentasan Kemiskinan” di Gedung Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes.

Acara ini dihadiri Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, Kepala LPM IPDN Dr. Ir. Ihwan Sudrajat, MM, jajaran SKPD, akademisi, serta tokoh masyarakat.

Dalam pemaparannya, Shintya menyoroti tren positif penurunan angka kemiskinan di Brebes. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan berhasil ditekan dari 15,60 persen (283,28 ribu jiwa) menjadi 14,15 persen (257,29 ribu jiwa).

“Menuntaskan kemiskinan bukan sekadar memberi bantuan hari ini, tetapi membuka pintu harapan agar warga mampu berdiri tegak selamanya. Bantuan sosial adalah jembatan sementara, namun kemandirian ekonomi, pendidikan, dan pelatihan vokasi adalah kunci utamanya,” tegas Shintya.

Sebagai legislator Komisi II DPR RI, Shintya menekankan pentingnya penguatan akuntabilitas publik dan integrasi data terpadu melalui Data Beres. Menurutnya, data yang akurat dan terintegrasi akan memastikan intervensi APBD maupun APBN tepat sasaran dan bebas dari tumpang tindih.

Kegiatan ini juga mendorong implementasi visi Brebes Beres dengan melibatkan lima pilar utama melalui skema kolaborasi Pentahelix (pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, komunitas masyarakat, dan media).

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyambut hangat sinergi ini. Menurutnya, kehadiran Shintya bersama IPDN menjadi dorongan energi baru bagi birokrasi daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan komitmen bersama menjadikan rekomendasi pengabdian masyarakat IPDN sebagai rujukan teknis dalam penajaman program pemberdayaan ekonomi masyarakat Brebes.

 

Editor: HL-News
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!