Advertisement
Iklan dapat dilewati dalam 5

Tujuh Bangunan di Pelabuhan Kluwut Brebes Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 500 Juta

Dedi Agustian
2 Min Read
Petugas pemadam kebakaran dibantu personel Polri dan warga berupaya memadamkan api yang melalap sejumlah bangunan di kawasan Pelabuhan Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Selasa (28/7/2026) pagi. Kebakaran menghanguskan tujuh bangunan berupa gudang, garasi, dan kios dengan kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta. Foto: Istimewa.

HEADLINNEWS.IDBrebes – Kebakaran melanda kawasan Pelabuhan Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, pada Selasa, 28 Juli 2026, sekitar pukul 04.30 WIB. Sedikitnya tujuh bangunan yang terdiri atas gudang, garasi, dan kios hangus dilalap api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Brebes, Rudi Hartono, mengatakan kebakaran hanya menghanguskan bangunan yang berada di tepi pelabuhan. Kapal-kapal motor milik nelayan yang bersandar dipastikan tidak terdampak.

“Cuma bangunan yang terbakar. Tidak ada kapal motor yang terdampak,” kata Rudi.

Kapolsek Bulakamba AKP M. Afandi menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Rudah, 62 tahun, saat hendak menunaikan salat Subuh di musala sekitar lokasi.

Menurut Afandi, saksi melihat kobaran api di belakang gudang milik Durakhman, 54 tahun. Setelah bersama pemilik gudang melakukan pengecekan, diketahui api berasal dari gudang penyimpanan peralatan kapal milik Tarlani.

“Awalnya saksi melihat api di bagian belakang gudang milik Durakhman. Setelah dicek bersama pemilik gudang, ternyata api berasal dari gudang peralatan kapal milik Tarlani,” jelas Afandi.

Api kemudian dengan cepat merambat ke bangunan lain yang berdempetan di kawasan pelabuhan. Warga yang terbangun berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, sementara sebagian lainnya menyelamatkan barang-barang dari dalam gudang.

Sekitar pukul 05.00 WIB, personel Polsek Bulakamba bersama petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Sebanyak tiga unit mobil pemadam dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api. Setelah hampir satu jam proses pemadaman, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB.

Berdasarkan keterangan sementara dari sejumlah saksi, polisi menduga kebakaran dipicu bara api yang masih menyala dari aktivitas membakar ikan di sekitar lokasi sebelum kejadian.

“Sebelum kejadian, menurut laporan warga, Tarlani bersama rekannya membakar ikan di dekat gudang. Setelah selesai makan, bekas bara api ditinggalkan sehingga diduga menjadi penyebab kebakaran,” lanjutnya.

Akibat peristiwa itu, tujuh bangunan serta sebuah sampan kayu kecil hangus terbakar. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, sementara total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 500 juta.

Editor: HL-News
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!