Advertisement
Iklan dapat dilewati dalam 5

Anggaran Untuk Damkar Dipangkas, Pemkot Semarang Pastikan Layanan Tetap Normal

Dicky Aditya
3 Min Read
Dinas Pemadam Kebakaran memastikan pelayanan dan pemadaman normal meskipun anggaran dipangkas

HEADLINNEWS.IDSEMARANG – Pemerintah Kota Semarang memangkas anggaran yang menjadi operasional untuk mendukung pelayanan dan kegiatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang. Namun, pemotongan tersebut dipastikan tidak akan menggangu dan layanan penanganan darurat tetap normal untuk melayani permintaan dari masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang, Sugeng Hartanto, menjelaskan bahwa anggaran untuk pelayanan dan operasional tidak terpengaruh yang diambil dari APBD Tahun Anggaran 2026.

“Ada penyesuaian anggaran yang tidak menganggu pelayanan. Alokasi disusun dengan mengacu pada anggaran perubahan Tahun 2025 dan telah dibagikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD). Sehingga, layanan penting tetap bisa dilakukan normal,” katanya.

Anggaran kebutuhan Damkar untuk tahun 2026 disesuaikan dengan jumlah armada yang beroperasi, meskipun berkurang menjadi hanya sebanyak 10 kendaraan yang digunakan untuk mendukung pelayanan.

Alokasi pelayanan pada 2026 yang dimiliki Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang berjumlah Rp 1,22 miliar. Hingga Juli, sisa anggaran masih sekitar 53,60 persen yang dimanfaatkan untuk operasional, termasuk kebutuhan BBM.

“Kalau lima unit armada saat ini belum mendapatkan alokasi BBM karena anggarannya dialihkan oleh dinas pada saat penyusunan DPA 2026, dapat dilakukan pergeseran anggaran secara internal dari sisa anggaran yang masih tersedia,” jelas dia.

Disisi lain, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyatakan berkomitmen terus akan mendukung penyelenggaran pelayanan Dinas Pemadam Kebakaran.

“Kami memastikan kebutuhan operasional Dinas Damkar tetap menjadi bagian dari prioritas sehingga petugas dapat bekerja dengan sarana yang memadai dan memberikan respons terbaik ketika masyarakat membutuhkan,” ucap Agustina.

Ke depannya, Pemerintah Kota Semarang juga akan meningkatkan penguatan pelayanan yang dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran.

“Penanganan kebakaran membutuhkan kesiapan yang menyeluruh. Kita tidak hanya mendukung kegiatan pemadaman dan pelayanan yang mengandalkan jumlah kendaraan, tetapi juga kesiapan personel, peralatan, akses menuju lokasi, sumber air, serta kemampuan merespons setiap kejadian. Semua itu harus kita jaga dan terus kita perkuat secara bertahap,” ucap Wali Kota Agustina.

Kini, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang juga memiliki armada baru yang digunakan untuk respons cepat dan mudah menjangkau di dalam gang sempit dengan ttvahan tiga armada.

Terdiri dari satu mobil pemadam berkapasitas tangki 1.000 liter untuk akses jalan terbatas atau gang sempit, satu mobil penyelamatan atau rescue dan satu minibus penyuluhan untuk memperkuat edukasi dan sosialisasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat.

Editor: Dicky Aditya
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!