Truk Besar Nekat Lewat Jalan Ekstrem di Semarang Viral di Medsos, Warga Kecewa Ada Portal Pengawasan Kecolongan

Dicky Aditya
2 Min Read
Truk berukuran besar nekat melintas di jalan yang ekstrem di Semarang akibat ada peraturan serta pengawasan tentang muatan berlebihan

HEADLINNEWS.IDSEMARANG – Video di media sosial (medsos) serta tanggapan tentang truk besar yang melintas di jalan ekstrem di Kota Semarang, viral. Dalam video yang beredar, truk berukuran besar tersebut melewati jalan yang kecil dan memenuhi jalan akhirnya kendaraan lain terpaksa mengalah saat bertemu kendaraan besar tersebut.

Truk yang besarnya seukuran dua arah di jalan yang dilalui kesulitan bertemu dengan kendaraan lainnya. Akibatnya, kendaraan yang berada di jalur berlawanan meminggirkan posisinya atau berhenti sampai keluar jalur.

Menurut penilaian warga di media sosial, kejadian ini terjadi ketika pemerintah daerah sedang memperketat pengawasan mengenai truk-truk bermuatan berlebihan.

Tidak hanya pemantauan ketat, tetapi juga dengan pemasangan portal pembatas yang bertujuan mencegah terjadinya pelanggaran serta membuat lalu lintas barang serta kendaraan bermuatan over kapasitas alias ODOL tertib dan taat aturan untuk mengurangi kecelakaan.

Warga menilai dan merasa kecewa portal yang telah dipasang tidak berfungsi, tetapi kendaraan besar dan melebihi kapasitas tetap memaksakan melintas, meskipun melalui jalur lain yang tidak ada pengawasan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang Danang Kurniawan menjelaskan bahwa peraturan ditegakkan demi kebaikan bersama, untuk menghindari pelanggaran yang berpotensi membahayakan.

“Ada peraturan dan ada pengawasan menjadi keseriusan untuk mengantisipasi pelanggaran yang terjadi. Tetapi, kembali lagi pada ketaatan serta kedisiplinan, bila aturan dipatuhi akan bermanfaat bagi kebaikan,” kata Danang, Senin (24/8).

Kejadian yang dikeluhkan, menurut Kepala Dishub Kota Semarang tersebut, tidak hanya merugikan untuk saat ini, tetapi pelanggaran yang dilakukan juga akan menyebabkan permasalahan lebih besar jika tetap aturan yang ada dilanggar.

Oleh karena itu, pihak-pihak yang masih merasa tidak tertib dan sering tidak peduli terhadap aturan, harus disiplin dan mematuhi segala peraturan untuk diri sendiri serta demi kebaikan bersama.

“Aturan diciptakan bukan untuk sekadar peringatan, melainkan harus dipatuhi dan bisa mendorong lebih tertib serta peduli dengan keselamatan dan juga kenyamanan ketika di jalan maupun saat aktivitas setiap hari,” kata Danang.

Editor: Dicky Aditya
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!