HEADLINNEWS.ID – Brebes – Harga bawang merah di Kabupaten Brebes mengalami penurunan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Komoditas unggulan daerah tersebut kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram untuk kualitas super cross, kondisi yang dikhawatirkan dapat menekan pendapatan petani di tengah musim panen raya.
Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI), Dian Alex Chandra, membenarkan kondisi tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (22/7/2026). Menurut dia, penurunan harga dipengaruhi oleh meningkatnya pasokan akibat panen raya yang terjadi di sejumlah sentra produksi bawang merah serta melemahnya daya beli masyarakat.
“Memang harga bawang merah sedang turun. Untuk kualitas super cross saat ini berada di kisaran Rp20.000 per kilogram. Sementara super A sekitar Rp19.000 per kilogram dan super B Rp18.000 per kilogram,” kata Alex.
Ia menjelaskan, panen raya tidak hanya terjadi di Brebes, tetapi juga berlangsung di sejumlah daerah sentra bawang merah lainnya seperti Nganjuk, Cirebon, Probolinggo, Bojonegoro, dan Situbondo. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan di pasar melimpah sehingga harga jual ikut terkoreksi.
Selain faktor produksi yang meningkat, Alex menilai rendahnya daya beli masyarakat turut memperburuk kondisi pasar. Akibatnya, harga bawang merah terus mengalami tekanan dan berpotensi merugikan petani.
Menurut Alex, pemerintah perlu menyiapkan langkah yang lebih komprehensif agar penurunan harga saat panen raya tidak terus berulang setiap tahun. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah pembangunan gudang penyimpanan Controlled Atmosphere Storage (CAS) di Brebes.
Namun, ia menilai kapasitas gudang tersebut masih jauh dari kebutuhan petani.
“Gudang CAS memang menjadi salah satu solusi, tetapi kapasitasnya hanya sekitar 100 ton sehingga belum mampu menampung hasil panen dalam jumlah besar. Pemerintah perlu menghadirkan solusi yang lebih nyata agar harga tetap stabil saat panen raya,” ujarnya.
ABMI berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat memperkuat kebijakan stabilisasi harga, memperluas fasilitas penyimpanan hasil panen, serta membuka akses pasar yang lebih luas sehingga nilai jual bawang merah tetap terjaga dan kesejahteraan petani Brebes dapat dipertahankan.
Turunnya harga bawang merah pada musim panen raya menjadi tantangan yang terus dihadapi petani setiap tahun. Karena itu, langkah strategis dari pemerintah dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi pendapatan petani sebagai produsen komoditas hortikultura unggulan nasional.

