HEADLINNEWS.ID – WONOSOBO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonosobo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran bantuan senilai Rp830 juta pada Pentasyarufan BAZNAS Triwulan II Tahun 2026. Kegiatan yang digelar di Pendopo Selatan Kabupaten Wonosobo, Senin (13/7/2026), tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan BAZNAS serta penyerahan BAZNAS Awards kepada para pihak yang berkontribusi dalam pengelolaan zakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo, yang membacakan sambutan Bupati Wonosobo, mengatakan bahwa zakat, infak, dan sedekah (ZIS) memiliki peran strategis sebagai kekuatan sosial yang mampu mendukung pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah.
Menurutnya, pengelolaan zakat yang dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel mampu memperkuat solidaritas sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan BAZNAS diharapkan mampu mengoptimalkan potensi zakat sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.
Pemerintah daerah juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pelaku usaha, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), hingga masyarakat umum untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS, termasuk dengan penerapan sistem payroll bagi ASN agar penghimpunan zakat semakin optimal.
Ketua BAZNAS Kabupaten Wonosobo, H. Priyo Purwanto, menjelaskan bahwa penyaluran dana pada triwulan kedua difokuskan pada empat program utama, yakni Wonosobo Cerdas, Wonosobo Peduli, Wonosobo Sehat, dan Wonosobo Makmur Sejahtera.
Melalui Program Wonosobo Cerdas, sebanyak 1.185 paket perlengkapan sekolah disalurkan kepada siswa SD dan SMP. Masing-masing paket senilai Rp470 ribu berisi tas, seragam sekolah, sepatu, alat tulis, hingga perlengkapan belajar lainnya. Distribusi bantuan dilakukan dengan melibatkan sekitar 60 pengemudi ojek online yang mengantarkan paket langsung ke sekolah pada hari pertama masuk tahun ajaran baru.
Di sektor sosial, Program Wonosobo Peduli memberikan bantuan rehabilitasi 11 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan nilai Rp20 juta untuk setiap rumah, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu.
Sementara melalui Program Wonosobo Sehat, BAZNAS menyalurkan 157 paket bantuan bagi penderita tuberkulosis (TBC) di 22 puskesmas. Paket senilai Rp500 ribu tersebut berisi kebutuhan nutrisi, termasuk susu tinggi protein yang mendukung proses penyembuhan pasien selama menjalani pengobatan.
Pada bidang ekonomi, Program Wonosobo Makmur Sejahtera memberikan bantuan kepada dua pelaku usaha kecil melalui program Z-Mart. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp8 juta yang dimanfaatkan untuk menambah stok barang sekaligus memperbaiki tampilan dan identitas usaha.
Priyo menyampaikan bahwa kebutuhan bantuan masyarakat masih cukup tinggi, sementara dana yang tersedia masih terbatas. Oleh karena itu, peningkatan penghimpunan zakat menjadi salah satu fokus utama agar manfaat program BAZNAS dapat menjangkau lebih banyak warga.
Ia mengungkapkan, hingga akhir Juni 2026 penghimpunan zakat BAZNAS Kabupaten Wonosobo telah mencapai sekitar Rp4,6 miliar, atau lebih dari 50 persen target tahunan sebesar Rp8 miliar.
Menurutnya, setiap triwulan memiliki fokus penerima manfaat yang berbeda. Jika pada triwulan pertama bantuan lebih banyak diberikan kepada kalangan fi sabilillah seperti imam masjid, marbot, dan guru ngaji menjelang Idulfitri, maka pada triwulan kedua sasaran diperluas kepada pelajar, masyarakat kurang mampu, penderita TBC, pelaku UMKM, serta santunan bagi 250 anak yatim bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam.
Melalui sinergi yang terus diperkuat antara Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan BAZNAS, zakat diharapkan tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi berkembang menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta mendorong kemandirian masyarakat menuju Wonosobo yang lebih sejahtera.

