HEADLINNEWS.ID – Di tengah menjamurnya kuliner modern, Bubur Jamu Coro Mas Mawan tetap konsisten mempertahankan cita rasa tradisional yang telah dinikmati masyarakat selama 25 tahun.
Berjualan sejak tahun 2000, kuliner khas Demak ini masih menjadi favorit berkat racikan rempah yang khas dan harga yang terjangkau.
Bubur Jamu Coro Mas Mawan dibuat dari 15 jenis rempah pilihan yang menghasilkan cita rasa hangat, gurih, dan menyehatkan.
Dengan harga hanya Rp4.000 per mangkuk, sajian ini menjadi pilihan masyarakat dari berbagai kalangan untuk menikmati kuliner tradisional khas Demak.
Saat ini, Bubur Jamu Coro Mas Mawan berlokasi di kawasan Jembatan Bhayangkara, Genggongan, Mangunjiwan, Kabupaten Demak. Warung tersebut buka setiap hari mulai pukul 14.00 WIB hingga dagangan habis.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Endah Cahya Rini, mengatakan kuliner tradisional seperti Bubur Jamu Coro Mas Mawan merupakan bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai penting dan perlu terus dilestarikan.
“Kuliner tradisional adalah identitas daerah yang harus kita jaga bersama. Kami berharap masyarakat dan wisatawan semakin mencintai serta mendukung kuliner khas Demak agar tetap lestari dan mampu menjadi daya tarik wisata,” ujar Endah.
Keberadaan Bubur Jamu Coro Mas Mawan menjadi bukti bahwa kuliner tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat.
Selain mempertahankan cita rasa khas yang diwariskan turun-temurun, usaha ini juga turut memperkaya potensi wisata kuliner Kabupaten Demak serta menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang ingin mencicipi kekayaan kuliner lokal.

