HEADLINNEWS.ID – Temanggung, Upaya menanamkan nilai-nilai integritas dan budaya antikorupsi sejak usia pelajar terus dilakukan di Kabupaten Temanggung. Salah satunya melalui kegiatan Integrity Champion Kabupaten Temanggung Tahun 2026 yang digelar di Graha Bhumi Phala Temanggung, Kamis (24/9/2026).
Integrity Champion merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Temanggung dalam membangun kesadaran antikorupsi pada generasi muda.
Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, kesederhanaan, keberanian, kepedulian, dan keadilan menjadi bagian penting yang perlu ditanamkan sejak dini.
Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menjaring Duta Integritas Pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA di Kabupaten Temanggung.
Bupati Agus Setyawan menyampaikan, pentingnya menanamkan sikap integritas dan kejujuran pada generasi muda. Ia juga memberikan gambaran contoh tindak antikorupsi pada pembangunan di jajaran pemerintahan.
Bupati Agus Setyawan menekankan, untuk semua pihak berani “Ojo korupsi, wani jujur Temanggung makmur”.
“Harapan kita, melalui acara ini tidak hanya sekadar lomba, tetapi benar-benar bisa menanamkan karakter anak yang berintegritas. Ojo korupsi, wani jujur Temanggung makmur, tidak hanya menjadi slogan saja. Kedepannya, kita akan punya duta-duta integritas, antikorupsi, yang bisa mensyiarkan bagaimana keuntungan ketika tidak korupsi, dan juga bagaimana efek bahaya dari adanya tindak korupsi yang masif dilakukan pada lingkungan kita,” tandas Bupati.
Masing-masing terdapat 14 pasang peserta pada tiap jenjang pendidikan. Hal ini disampaikan oleh Inspektur Inspektorat, Kristri Widodo, saat menyampaikan laporan panitia penyelenggara Integrity Champion Tahun 2026.
“Integrity Champion Pelajar Tahun 2026 yang baru pertama kali digelar ini, dilaksanakan dalam rangka Gerakan Pariwara Antikorupsi KPK, sekaligus Roadshow to Hakordia Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan sebuah langka dalam menanamkan nilai-nilai integritas dan antikorupsi sejak dini pada tingkat sekolah. Peserta terdiri dari 14 pasang pelajar tingkat SMP/MTs dan 14 pasang pelajar tingkat SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Temanggung,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, para pelajar diberikan ruang untuk menunjukkan pengetahuan, pemahaman, serta komitmen mereka terhadap nilai-nilai integritas.
Duta yang terpilih nantinya diharapkan dapat menjadi agen perubahan dan juga role model di lingkungan sekolah dalam membangun budaya antikorupsi.
Pendidikan antikorupsi di kalangan pelajar dinilai penting sebagai investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat dan berintegritas.
Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk karakter dan sikap yang akan dibawa oleh generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.
Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, Duta Integritas Pelajar Kabupaten Temanggung Tahun 2026 kategori SMP/MTs diraih oleh ananda Azalea Bella Almahyra dan Hilmy Hanif Faishal dari SMP Negeri 2 Temanggung.
Sedangkan Duta Integritas Pelajar Kabupaten Temanggung Tahun 2026 kategori SMA/SMK/MA diraih oleh ananda Viqi Fahreza dan Chilmi Isna Nur Aini dari SMA Nur Lintang. (Nin;Wll;Ekp)

