HEADLINNEWS.ID – SEMARANG – Ribuan orang di Jawa Tengah terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi hingga pertengahan tahun 2026. Kasus terjadi di semua kabupaten dan kota, para pekerja kehilangan pekerjaan setelah diputuskan kontraknya dari perusahaan.
Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto menekankan bahwa permasalahan akan dilihat penyebabnya agar tidak terus berlanjut.
“Akan dilihat pemerintah provinsi dan setiap kabupaten dan kota. Supaya penyebabnya yang terjadi ditelusuri dan dapat di atasi,” ucap Sumanto.
Kasus PHK pekerja di Jawa Tengah menjadi perhatian untuk memperoleh penanganan dari berbagai lini. Pihak-pihak yang memiliki kewenangan akan dilibatkan, sampai terselesaikan.
Sumanto menilai, jika masih tidak kunjung ditangani, berpotensi memberikan dampak yang kurang baik terhadap perekonomian.
“Kami juga mencoba agar tidak jangan berlanjut yang akan memberikan dampak kurang baik bagi perekonomian,” kata Sumanto.

