HEADLINNEWS.ID – Jakarta, Sebanyak 33 penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau hingga Sabtu (5/9/2026) malam. Gangguan mencakup pembatalan, penundaan, penjadwalan ulang, dan pengalihan penerbangan.
Data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan per pukul 22.00 WIB mencatat dampak paling banyak terjadi pada penerbangan internasional. Sebanyak 16 penerbangan internasional dibatalkan, tujuh ditunda, dan lima lainnya dijadwalkan kembali.
Pada penerbangan domestik, empat penerbangan dibatalkan dan satu penerbangan dialihkan. Gangguan tersebut terjadi setelah terindikasi adanya sebaran abu vulkanik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memantau kondisi dan berkoordinasi dengan operator penerbangan, pengelola bandara, layanan navigasi penerbangan, BMKG, serta pihak terkait untuk menentukan langkah operasional penerbangan.
Pemerintah menyebut aspek keselamatan menjadi prioritas dalam setiap keputusan operasional penerbangan.
Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau pada 33 penerbangan menunjukkan gangguan operasional terjadi pada penerbangan internasional maupun domestik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Data yang tersedia menunjukkan pembatalan menjadi bentuk gangguan terbesar, terutama pada penerbangan internasional.

