HEADLINNEWS.ID – SEMARANG – Tuntutan warga yang rumahnya rusak diduga terdampak pembangunan Pakuwon Mall Semarang serta terganggunya aktivitas sehari-hari, berharap permasalahan ditindak lanjuti berbagai pihak terkait.
Tak hanya persoalan yang telah dilaporkan ke polisi, akan tetapi masalah juga diharapkan mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah setempat. Warga juga telah mencoba untuk meminta kepedulian Walikota Semarang, namun tidak mendapatkan respons sesuai yang diinginkan.
Bagi Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Herlambang Prabowo pihaknya menilai bahwa pihak-pihak terkait harus mengambil langkah cepat dan tepat. Menurutnya, meskipun tidak ada campur tangan politik, tetapi tetap tidak mungkin suatu persoalan yang melibatkan kekuasaan terlepas dari unsur politik.
“Sejumlah pihak harus mengambil langkah tepat agar tidak semakin menimbulkan masalah. Tentunya, permasalahan yang dihadapi tidak mungkin terlepas dari politik dan kekuasaan,” katanya.
Kondisi warga yang dinilai terdampak pembangunan, menurut dia, tidak boleh dibiarkan. Namun, ia berharap, bantuan serta empati harus diberikan pemangku kepentingan dan pihak-pihak yang sanggup untuk penyelesaian masalah tersebut.
“Yang saat ini terjadi, kenapa masalah dibiarkan dan tetap didiamkan. Sehingga, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan juga Dinas Tata Ruang (Distaru) mesti membantu menyelesaikan masalah supaya tidak berlarut-larut,” jelas anggota DPRD Kota Semarang itu.
Sejauh ini, Komisi C DPRD Kota Semarang mengaku tidak terlalu mengetahui permasalahan antara Pakuwon Mall dan warga. Namun, akan siap membantu jika warga menyampaikan aduan serta persoalan dengan jelas.
“Yang kami tau selama ini Pakuwon dan warga sudah ada komunikasi yang baik. Sehingga, kami tidak bergerak karena juga tidak ada upaya aduan maupun tertulis dari warga,” lanjut Herlambang.
Menurut dia, permasalahan tersebut bisa diselesaikan melalui mediasi, tetapi syaratnya warga dapat memberikan penjelasan tentang permasalahan secara detail khususnya mengenai dampak pembangunan.
“Kalau warga mengadukan kepada kami di Komisi C DPRD Kota Semarang tentunya akan kita panggil pihak Pakuwon Mall untuk memperjelas permasalahan. Kemudian, jika memang dampak pembangunan menimbulkan kerusakan serta menganggu, kita akan bantu untuk mediasi warga, pihak mall, serta stakeholder yang terkait,” katanya.

