HEADLINNEWS.ID – SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan rencana untuk mendukung pengeboran atau eksplorasi Gunung Ungaran. Proses tersebut terus dipersiapkan, dan segera akan dimulai setelah perizinan, serta survey telah selesai.
Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) Dinas ESDM Jateng, Dwi Suryono menjelaskan, saat ini sedang menyelesaikan berbagai keperluan perizinan maupun analisis dampak lingkungan, termasuk nantinya juga akan melibatkan masyarakat sekitar.
“Meskipun sudah ada izin, tidak serta-merta bisa langsung melakukan kegiatan. Ada pula forum dalam izin lingkungan, public hearing mengundang pihak terkait, seperti stakeholder, serta masyarakat,” jelas dia.
Pemerintah pusat berencana melakukan pengeboran di Gunung Ungaran untuk memaksimalkan potensi panas bumi. Berdasarkan hasil survei, pemerintah melanjutkan mengeksploitasi sumber panas bumi tersebut dengan nilai investasi kurang lebih mencapai Rp 300 juta dollar AS.
Pembangunan tersebut direncanakan bakal selesai pada 2031. Setelah semua proses perizinan terselesaikan, pengeboran akan dimulai pada akhir 2028 atau awal 2029.
Selain potensi Gunung Ungaran, di Jawa Tengah juga terdapat sejumlah sumber lainnya yang tersebar antara lain di Dieng, Baturraden, Guci, Telomoyo, dan Jenawi.
Menurut Dwi, pengembangan infrastruktur tidak hanya berfokus di satu lokasi, melainkan survei terus akan dilanjutkan untuk menyiapkan potensi lainnya juga dapat dieksploitasi.
“Yang sudah beroperasi di Dieng 70 MW, on progress fase dua 55 MW. Di Jenawi belum ada kegiatan lagi, di Telomoyo sudah ada sosialisasi-sosialisasi, Baturraden masih off, di Guci juga masih off,” jelas Dwi.

