HEADLINNEWS.ID – Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang Zena Adi Pradita melaksanakan Program Sosial Kemasyarakatan berupa Lomba Fashion Show bertajuk “Aku Berani Tampil, Aku Percaya Diri” di SDN Kedungsegog 1, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 1 hingga kelas 6. Dengan mengenakan pakaian adat, para siswa diberikan kesempatan untuk tampil di depan teman-teman dan guru sebagai sarana untuk melatih keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan mengekspresikan diri.
“Lomba tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk memperoleh pengalaman tampil dan berani mencoba. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak untuk membangun keberanian dalam berkomunikasi, mengikuti arahan, menampilkan ekspresi, serta berinteraksi dengan lingkungan sekolah,” jelasnya.
Dijelaskannya, bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai salah satu upaya untuk memberikan pengalaman positif kepada siswa dalam mengembangkan kepercayaan diri. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mencari pemenang, tetapi memberikan kesempatan kepada seluruh siswa untuk berani tampil dan mencoba. Harapannya, keberanian yang dibangun melalui kegiatan ini juga dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran maupun kegiatan sekolah lainnya.
“Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta memperoleh sertifikat peserta, sementara siswa yang berhasil meraih juara mendapatkan piala, sertifikat, dan goodie bag. Pemberian apresiasi kepada seluruh peserta diharapkan dapat menumbuhkan motivasi siswa untuk terus berpartisipasi tanpa hanya berorientasi pada kemenangan,” terangnya.
Kegiatan tersebut kemudian menjadi dasar bagi mahasiswa KKN untuk melakukan observasi dan menyusun policy brief berjudul “Penguatan Kepercayaan Diri Siswa melalui Kegiatan Ekspresif”. Policy brief tersebut memuat hasil pengamatan kegiatan serta rekomendasi bagi sekolah untuk mengembangkan kegiatan yang dapat meningkatkan kepercayaan diri dan partisipasi siswa secara berkelanjutan.
“Rekomendasi tersebut mencakup pengembangan kegiatan seperti public speaking, storytelling, modeling, seni pertunjukan, presentasi, serta kegiatan kompetitif yang dapat memberikan ruang bagi siswa untuk berlatih dan mengembangkan minat serta bakat,” tegasnya.
Zena berharap, pengalaman yang diperoleh siswa tidak berhenti pada kegiatan fashion show, tetapi dapat menjadi langkah awal untuk mendorong siswa lebih berani bertanya, menyampaikan pendapat, mengikuti ekstrakurikuler, berpartisipasi dalam perlombaan, dan aktif dalam berbagai kegiatan sekolah.
“Program ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 4 yakni Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui upaya pengembangan potensi, keterampilan, kreativitas, dan kepercayaan diri peserta didik,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Zena/Jumadi)

