HEADLINNEWS.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Mandarista Nurfadian Nila Krisna, menyelenggarakan program kerja sosial kemasyarakatan “Sosialisasi Gemar Menabung Sejak Dini” yang bertempat di SDN Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jumat (21/8/2026).
Program ini merupakan bagian dari rangkaian Program Sosial Kemasyarakatan Kelompok bidang sosial humaniora (Soshum) bertajuk “Sinergi Humani di Ruang Siber dan Sosial: Penguatan Proteksi Hukum, Kapasitas Ekonomi, serta Kompetensi Mental Generasi Desa Kebumen”.
“Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap belum terbentuknya kebiasaan menabung yang konsisten pada anak-anak, serta minimnya pemahaman pelajar mengenai pengelolaan uang saku dan skala prioritas antara kebutuhan dan keinginan. Dengan menyasar pelajar Sekolah Dasar, program ini bertujuan menanamkan budaya menabung sejak usia dini secara menyenangkan,” jelasnya.
Dijelaskannya, bahwa program ini sengaja dikemas secara kreatif agar pesan mengenai pentingnya menabung dapat diterima dengan baik oleh anak-anak. Menabung itu kebiasaan yang harus dibentuk sejak kecil. Kami mengenalkan konsep kebutuhan dan keinginan lewat edukasi interaktif, lalu mengajak anak-anak menghias celengan mereka sendiri. Harapannya, mereka jadi lebih semangat menyisihkan uang saku secara konsisten.
“Pelaksanaan kegiatan diawali dengan edukasi interaktif mengenai fungsi uang, pengelolaan uang saku, dan pengenalan skala prioritas kebutuhan versus keinginan, kemudian dilanjutkan dengan workshop kreatif menghias celengan bersama. Para pelajar tampak sangat antusias mengikuti workshop dan bersemangat menunjukkan hasil kreasi celengan mereka masing-masing,” terangnya.
Perwakilan guru Sekolah Dasar Desa Kebumen menyambut baik kegiatan ini dan berharap kebiasaan menabung yang ditanamkan dapat terus berlanjut.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena mengajarkan anak-anak nilai kemandirian finansial sejak dini dengan cara yang menyenangkan. Kami berharap semangat menabung ini tidak berhenti setelah kegiatan KKN selesai,” ujar dia.
Program ini sejalan dengan capaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs poin 1 (Tanpa Kemiskinan) dan SDGs poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kapasitas ekonomi dan kemandirian finansial generasi muda, serta SDGs poin 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui edukasi literasi keuangan bagi anak usia sekolah dasar. (MC Batang, Jateng/Nurfadian/Jumadi)

