HEADLINNEWS.ID – Temanggung, Bencana alam gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan menyebabkan korban meninggal dunia, serta rusaknya bangunan, memantik keprihatinan semua pihak. Tak terkecuali bagi Pemerintah Kabupaten Temanggung yang bergerak cepat untuk membantu.
Bupati Agus Setyawan mengatakan, pihaknya telah mengirimkan empat personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, untuk bergabung dengan BPBD Provinsi Jawa Tengah menuju NTT. Selain itu, telah mengirimkan bantuan logistik dan ke depan akan membuka donasi.
“Kami atas nama Pemkab Temanggung ikut prihatin dan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Flores Nusa Tenggara Timur. Semoga diberi kesabaran, ketabahan, menghadapi musibah ini dan bagi yang meninggal dunia diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya usai upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-alun Temanggung, Senin (17/8/2026).
Bupati yang akrab disapa Agus Gondrong ini menuturkan, bahwa pada Minggu (16/8/2026) malam Tim BPBD Temanggung sudah mengirimkan empat personelnya. Bantuan logistik pun telah ada, meski belum banyak, namun ke depan akan dibuka donasi guna membantu apa saja yang dibutuhkan para korban.
“Sudah membawa logistik tidak banyak. InsyaAllah mulai besok saya perintahkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) untuk mengumpulkan donasi. Upaya itu untuk mengurangi beban saudara-saudara kita yang terkena musibah di Flores Nusa Tenggara Timur,” terangnya.
Sebagaimana diketahui, gempa bumi bermagnitudo 7,7 dengan kedalaman episenter 15 kilometer di bawah permukaan laut, tepatnya di perairan Laut Flores yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pagi, berdampak sangat parah. Sedikitnya, 54 orang dinyatakan meninggal dunia, 132-135 orang mengalami luka, dan 5.400 orang warga mengungsi, sementara 2.403 unit rumah rusak. (Ary;JTG;Ekp)

