Advertisement
Iklan dapat dilewati dalam 5

CKG di Yonif TP 443, Dinkes Kerahkan Portable X-Ray untuk Skrining TBC

Arafandy
By
2 Min Read

HEADLINNEWS.IDTemanggung, Sebanyak 400 prajurit Yonif TP 443/Satria Rakai Pikatan mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Markas Yonif TP 443/SRP, Bejen, Temanggung.

Pemeriksaan menyeluruh ini, merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung, Puskesmas Bejen, Klinik Kartika Kodim 0706/Temanggung, dan Kompi Kesehatan Yonif TP 443/SRP untuk memastikan kesiapan kesehatan personel.

Dandim 0706/Temanggung, Letkol Inf. Richie Fadly mengatakan, pemeriksaan kesehatan berkala menjadi langkah penting untuk menjaga kesiapan fisik dan mental prajurit dalam menjalankan tugas.

“Melalui pemeriksaan kesehatan ini, kondisi personel dapat dipantau sejak dini, sehingga apabila ditemukan faktor risiko, maupun penyakit dapat segera ditangani. Prajurit yang sehat akan memiliki kesiapan fisik dan mental yang optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas, serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Dandim, Rabu (29/7/2026).

Menurut Letkol Richie, sinergi antara TNI dan Dinkes menjadi bentuk kolaborasi yang efektif dalam meningkatkan derajat kesehatan prajurit, sekaligus mencegah penyebaran penyakit di lingkungan satuan.

Pemeriksaan juga bertujuan mengidentifikasi faktor risiko penyakit menular, maupun tidak menular, mencegah Kejadian Luar Biasa (KLB), serta memastikan seluruh personel tetap siap operasional.

Kepala Dinkes Kabupaten Temanggung, dr. Intan Pandanwangi, mengatakan kegiatan CKG mengedepankan deteksi dini agar gangguan kesehatan dapat diketahui dan ditangani lebih cepat.

“Melalui Cek Kesehatan Gratis ini, kami melakukan skrining berbagai penyakit, mulai dari malaria, hepatitis, hingga tuberkulosis (TBC). Deteksi dini sangat penting, karena kesehatan merupakan modal utama bagi prajurit dalam menjalankan tugas negara,” ujarnya.

Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar perut, tekanan darah, pemeriksaan gigi, mata, telinga, kesehatan jiwa, gula darah, serta skrining penyakit menular seperti TBC, hepatitis, HIV/AIDS, malaria, demam berdarah, dan skabies.

Petugas juga melakukan Active Case Finding (ACF) TBC menggunakan Portable X-Ray, sehingga pemeriksaan paru dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.

Dr. Intan menambahkan, pemanfaatan Portable X-Ray mempercepat penemuan kasus TBC, sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

Ia berharap, program CKG terus dimanfaatkan masyarakat sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas kesehatan.

“Lebih baik mencegah daripada mengobati. Dengan pemeriksaan kesehatan secara berkala, berbagai penyakit dapat dideteksi lebih awal, sehingga risiko komplikasi dapat ditekan,” pungkasnya. (Aiz;Ekp)

Editor: Arafandy
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!