HEADLINNEWS.ID – Komitmen memperkuat sinergi antaraparat penegak hukum terus diwujudkan Polres Boyolali. Hal itu ditunjukkan melalui kehadiran Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si. dalam kegiatan Coffee Morning Integrated Criminal Justice System (ICJS) yang digelar di Kantor Kejaksaan Negeri Boyolali, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Kejaksaan Negeri Boyolali tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta aparat penegak hukum, di antaranya Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin, Kepala Kejaksaan Negeri Boyolali Ridwan Ismawanta, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Boyolali Stephanus Yunanto Ariwendo, S.H., Kepala Rutan Kelas IIB Boyolali Ervans Bahrudin Mulyanto, A.Md., IP., S.H., M.H., serta pejabat dari Polres Boyolali dan Kejaksaan Negeri Boyolali.
Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Boyolali menegaskan bahwa forum Coffee Morning ICJS menjadi wadah strategis untuk memperkuat komunikasi, menyamakan persepsi, serta menghilangkan ego sektoral dalam membangun Sistem Peradilan Pidana Terpadu (Integrated Criminal Justice System). Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi kunci menghadirkan penegakan hukum yang profesional, transparan, berkeadilan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Pada sesi diskusi, Kapolres Boyolali menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut sebagai sarana mempererat koordinasi dan kolaborasi antaraparat penegak hukum. Ia menilai implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru sejak Januari 2026 menjadi tantangan bersama yang membutuhkan kesamaan persepsi serta komunikasi yang intensif dalam setiap tahapan proses hukum.
Menurut Kapolres, sinergitas harus terus diperkuat mulai dari proses penyelidikan, penyidikan, penuntutan, persidangan, hingga pelaksanaan putusan. Dengan koordinasi yang baik, setiap tahapan penegakan hukum dapat berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sekaligus memberikan rasa keadilan kepada masyarakat.
Forum diskusi tersebut juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi berbagai kendala dalam penerapan regulasi baru serta mencari solusi bersama guna meningkatkan efektivitas koordinasi antarlembaga. Seluruh peserta sepakat bahwa komunikasi yang baik dan soliditas antarinstansi merupakan fondasi utama dalam mewujudkan sistem peradilan pidana yang terpadu.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, S.H. mengatakan, Coffee Morning ICJS menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat hubungan kerja sama antarpenegak hukum di Kabupaten Boyolali.
“Sinergi yang solid antarinstansi akan semakin memperkuat efektivitas penegakan hukum. Melalui forum ini, seluruh aparat penegak hukum memiliki ruang untuk menyamakan persepsi, menyelesaikan berbagai kendala di lapangan, serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat,” ujar AKP Winarsih.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Melalui forum tersebut, seluruh unsur penegak hukum di Kabupaten Boyolali berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, terpadu, dan berkeadilan demi memberikan pelayanan hukum yang optimal kepada masyarakat.

