HEADLINNEWS.ID – Kabupaten Demak semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu rujukan pengembangan wisata religi di Indonesia.
Hal ini terlihat dari kunjungan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, ke Demak dalam rangka ziarah bulan Suro sekaligus silaturahmi dengan Wakil Bupati Demak, KH. Muhammad Badruddin, Rabu (1/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, rombongan dari Kabupaten Sleman menyampaikan rencana pengembangan wisata religi di wilayahnya dengan mengoptimalkan potensi makam-makam ulama di lereng Gunung Merapi.
Sleman juga menyatakan keinginannya untuk belajar dari Kabupaten Demak yang dinilai berhasil dalam mengelola destinasi wisata religi berbasis sejarah dan budaya Islam.

Wakil Bupati Demak, KH. Muhammad Badruddin, menyampaikan bahwa Demak memiliki kekuatan historis sebagai pusat penyebaran Islam di Jawa, yang ditopang oleh keberadaan Masjid Agung Demak dan Makam Sunan Kalijaga sebagai destinasi utama wisata religi yang dikelola secara berkelanjutan.
Ia juga mencontohkan perkembangan wisata religi di Makam Syekh Mudakir di Desa Bedono yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, meskipun wilayah tersebut terdampak rob.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparta) Kabupaten Demak, Endah Cahya Rini, mengatakan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring kerja sama antar daerah.

“Pertemuan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dalam pengelolaan wisata religi yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kolaborasi antar daerah dalam mengembangkan potensi wisata berbasis sejarah dan spiritual,” ujarnya.
Usai pertemuan, rombongan dari Kabupaten Sleman didampingi Dinas Pariwisata Demak melakukan kunjungan ke Masjid Agung Demak dan Makam Sunan Kalijaga sebagai bagian dari rangkaian ziarah dan studi lapangan pengembangan wisata religi.

