Haflah Akhirussanah ke-12 Ditutup Pengajian Akbar, Darut Tauhied 8 Kemiri Perkuat Syiar Pendidikan Islam

Achmad Luthfi Khakim
4 Min Read
Haflah Akhirussanah ke-12 Ditutup Pengajian Akbar, Darut Tauhied 8 Kemiri Perkuat Syiar Pendidikan Islam

HEADLINNEWS.IDPURWOREJO – Suasana religius dan penuh kekhidmatan menyelimuti Pondok Pesantren Darut Tauhied 8 Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Minggu (21/6/2026). Ribuan jamaah dari berbagai penjuru Purworejo memadati area pondok untuk mengikuti Pengajian Akbar yang menjadi puncak sekaligus penutup rangkaian Haflah Akhirussanah ke-12.

Pengajian tersebut menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan haflah yang telah digelar selama sepekan. Selain menjadi bentuk rasa syukur atas selesainya proses pendidikan selama satu tahun ajaran, kegiatan ini juga menjadi media mempererat tali silaturahmi antara pesantren, lembaga pendidikan, wali santri, alumni, dan masyarakat.

Haflah Akhirussanah tahun ini melibatkan seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Darut Tauhied 8 Kemiri, yakni SMK VIP Ma’arif NU 1 Kemiri, SMP VIP Ma’arif NU 1 Kemiri, SD VIP Ma’arif NU 1 Kemiri, serta PAUD NUSA Kemiri.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Jamaah memenuhi lokasi acara untuk mengikuti pengajian yang semula dijadwalkan menghadirkan KH. Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) bersama Gus Qosim Thoifur. Namun karena Gus Yasin berhalangan hadir, tausiyah disampaikan sepenuhnya oleh Gus Qosim Thoifur.

Dalam ceramahnya, Gus Qosim mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan pendidikan sebagai jalan membangun peradaban. Menurutnya, ilmu pengetahuan harus berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak agar mampu melahirkan generasi yang cerdas, beriman, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Ia juga berpesan kepada para santri agar senantiasa menjaga adab kepada guru dan berbakti kepada kedua orang tua. Sebab, keberhasilan dalam menuntut ilmu tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh keberkahan yang lahir dari akhlak dan penghormatan kepada para pendidik.

Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, yang hadir dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas konsistensi Pondok Pesantren Darut Tauhied 8 Kemiri dalam mengembangkan pendidikan berbasis keagamaan.

Menurutnya, pesantren telah menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Purworejo. Selain menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi, pesantren juga berperan membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai moral dan spiritual.

“Pemerintah Kabupaten Purworejo akan terus bersinergi dan mendukung lembaga pendidikan, khususnya pondok pesantren, dalam mencetak generasi yang unggul, religius, dan mampu bersaing di masa depan,” ujarnya.

Ketua panitia dalam laporannya menjelaskan bahwa Haflah Akhirussanah merupakan agenda tahunan sebagai bentuk rasa syukur atas capaian para santri dan siswa selama menempuh pendidikan. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Darut Tauhied 8 Kemiri.

Ia berharap semangat yang terbangun melalui Haflah Akhirussanah tidak berhenti pada acara seremonial, tetapi menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan menjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin penuh khusyuk. Lantunan doa menjadi harapan agar Pondok Pesantren Darut Tauhied 8 Kemiri beserta seluruh lembaga pendidikan di bawah naungannya terus berkembang, melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, berprestasi, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa.

Pengajian Akbar ini sekaligus menandai berakhirnya rangkaian Haflah Akhirussanah ke-12, yang tidak hanya menjadi ajang pelepasan santri dan siswa, tetapi juga mempertegas peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pembinaan karakter generasi penerus bangsa.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!