HEADLINNEWS.ID – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak boleh hanya menjadi program administratif yang mengejar jumlah pembentukan koperasi. Menurutnya, koperasi harus mampu menjadi penggerak ekonomi desa dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Saleh mengatakan, keberadaan Koperasi Merah Putih harus difokuskan pada penguatan potensi ekonomi lokal, mulai dari sektor pertanian, perikanan, peternakan, kerajinan, hingga produk olahan UMKM yang menjadi unggulan masing-masing desa. Dengan begitu, koperasi dapat menjadi wadah yang membantu masyarakat mengembangkan usaha dan memperluas akses pasar.
“Koperasi Merah Putih harus menjadi wadah bagi produk-produk unggulan desa agar bisa berkembang dan memiliki nilai ekonomi yang lebih besar,” ujarnya.
Ia menilai setiap desa memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda. Karena itu, pengelolaan koperasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, hingga pertengahan Mei 2026 terdapat 6.271 Koperasi Merah Putih yang telah beroperasi atau sekitar 73 persen dari target yang ditetapkan. Capaian tersebut menjadikan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan jumlah operasional Koperasi Merah Putih tertinggi secara nasional.

Meski demikian, Saleh mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah koperasi yang berdiri. Yang lebih penting adalah bagaimana koperasi mampu dikelola secara profesional, produktif, dan memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat desa.
Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk terus memberikan pendampingan, mulai dari penguatan manajemen usaha, pemasaran produk, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelola koperasi. Menurutnya, dukungan tersebut diperlukan agar koperasi mampu berkembang dan bersaing di tengah dinamika ekonomi saat ini.
“Kalau koperasi mampu menyerap dan memasarkan produk lokal secara konsisten, maka ekonomi desa akan ikut bergerak,” kata Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah tersebut.
Saleh berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi jembatan pemasaran bagi produk-produk lokal sekaligus memperkuat rantai distribusi ekonomi di tingkat desa. Dengan pengelolaan yang tepat, koperasi diyakini mampu menjadi salah satu pilar utama penguatan ekonomi kerakyatan di Jawa Tengah.

