HEADLINNEWS.ID – Wakil Rektor 1 IPB University, Deni Noviana, menegaskan bahwa algoritma saat ini telah mendikte masyarakat dalam menggunakan ruang media sosial.
Hal tersebut dinilai menjadi tantangan baru karena sistem algoritma dirancang untuk kepentingan komersial yang cenderung mengabaikan keberagaman sudut pandang di dunia digital.
Deni menjelaskan bahwa realitas media sosial saat ini telah bergeser dari sekadar alat komunikasi menjadi ruang budaya serta sarana pembentukan identitas, khususnya bagi generasi muda. Fenomena viralitas yang terjadi di platform digital pun kini menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi oleh masyarakat modern.
“Algoritma memang dirancang untuk komersil dan hanya mendengar suara satu pihak saja dan bisa memusuhi suara yang berbeda,” ujar Deni saat memberikan pemaparan di Bogor, dilansir Kamis (18/6/2026).
Merespons fenomena tersebut, Deni menyatakan bahwa Generasi Z (Gen Z) sebenarnya memiliki kekuatan besar dalam membentuk arah peradaban masa depan.
Oleh karena itu, IPB University berkomitmen penuh untuk menyiapkan lulusan yang memiliki daya pikir kritis agar tidak terjebak dalam arus algoritma digital serta mampu mewujudkan ekosistem ruang digital yang lebih sehat.
Pernyataan tersebut disampaikan Deni dalam acara Roadshow dan Peluncuran Buku karya Andi Ilham Paulangi yang berjudul ‘Demokrasi Digital: Viralitas, Algoritma, dan Suara Gen Z’.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Andi Hakim Nasution Institut Pertanian Bogor (IPB) University dipandu oleh Direktur Eksekutif Nagara Institute, Akbar Faizal.

