Mohammad Saleh Dorong Santri Jawa Tengah Tingkatkan Pendidikan Melalui Program Beasiswa

Menurut Mohammad Saleh, semakin banyak santri yang mengenyam pendidikan tinggi akan memperkuat daya saing daerah di tengah perkembangan zaman yang semakin kompetitif.

Ria Diana
By
Ria Diana
Penyuka sushi dan semua tentang Jepang.
3 Min Read

HEADLINNEWS.ID – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong kalangan santri dan pengasuh pondok pesantren untuk memanfaatkan Program Beasiswa Santri Tahun 2026 yang disediakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Menurutnya, program tersebut merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mencetak sumber daya manusia unggul dari lingkungan pesantren.

Saleh menilai keberadaan beasiswa tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, khususnya bagi para santri yang selama ini memiliki kontribusi besar dalam pembangunan karakter bangsa.

“Pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berilmu. Karena itu, kesempatan memperoleh pendidikan tinggi melalui program beasiswa ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Saleh di Semarang, Minggu (14/6/2026).

Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Tahun 2026 yang dibuka Pemprov Jawa Tengah mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari vokasi, sarjana, magister hingga doktoral.

Program tersebut juga memberikan kesempatan bagi santri untuk melanjutkan studi baik di dalam negeri maupun di sejumlah perguruan tinggi luar negeri.

Menurut Saleh, semakin banyak santri yang mengenyam pendidikan tinggi akan memperkuat daya saing daerah di tengah perkembangan zaman yang semakin kompetitif.

Santri tidak hanya berperan sebagai penjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga dapat tampil sebagai akademisi, profesional, peneliti hingga pemimpin masa depan.

“Santri memiliki potensi besar untuk berkontribusi di berbagai sektor. Dengan bekal pendidikan yang memadai, mereka dapat menjadi motor penggerak pembangunan sekaligus membawa nilai-nilai keislaman yang moderat dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, pemerataan akses pendidikan menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Oleh sebab itu, keberadaan program beasiswa bagi kalangan pesantren perlu mendapat dukungan luas dari seluruh elemen masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program beasiswa tersebut memberikan berbagai fasilitas pendukung. Untuk peserta yang menempuh pendidikan di dalam negeri, pemerintah menanggung biaya kuliah hingga delapan semester.

Sementara bagi penerima beasiswa luar negeri, bantuan mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, pengurusan visa, asuransi, hingga tiket perjalanan.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah itu berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para santri yang memiliki semangat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Ketika santri memperoleh kesempatan belajar yang lebih luas, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan individu yang bersangkutan, tetapi juga masyarakat dan daerah secara keseluruhan,” tegasnya.

Pendaftaran program dilakukan melalui aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN) dengan mengikuti ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Share This Article
Follow:
Penyuka sushi dan semua tentang Jepang.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *