HEADLINNEWS.ID – DPD Gerakan Rakyat Anti Madat (GERAM) Jawa Tengah menggelar audiensi dengan menemui Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Tengah untuk meminta dukungan pemberian bekal materi dalam bentuk penyuluhan dan melaksanakan sosialisasi bersamaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada tahun ajaran baru 2026, bagi siswa baru SMA di seluruh Jawa Tengah.
Ketua DPD Geram Jateng Havid Sungkar menjelaskan bahwa pencegahan bahaya narkoba untuk pelajar penting diberikan kepada generasi muda agar berani menolak ancaman narkoba.
“Kami berkomitmen MPLS besok sekaligus diisi materi pengenalan bahaya narkoba. Kita memberi pengetahuan tentang dampak narkoba bagi siswa baru yang resmi masuk jenjang SMA. Untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam bergaul serta bisa menjaga diri berani berkata tidak pada narkoba,” ucap Havid, Rabu (17/6).
Para pelajar siswa baru SMA di Jawa Tengah akan dibekali pemahaman mengenai bahaya narkoba, dampak buruk bagi kesehatan, serta ancaman narkoba sebagai musuh penghancur terhadap masa depan generasi bangsa.
Menurut Havid, Geram Jateng telah aktif menyelenggarakan sosialisasi pentingnya pencegahan narkoba untuk masyarakat umum dan edukasi termasuk di lingkungan institusi pendidikan guna edukasi anti narkoba bagi kalangan pelajar. Kepedulian dan hadirnya dukungan, bagi DPD Geram Jateng menjadi komitmen untuk menyelamatkan anak bangsa dari ancaman narkoba.
Havid menekankan usia remaja dan pelajar SMA gampang terjerumus penyalahgunaan barang haram narkotika atau berhadapan dengan pergaulan buruk yang berpeluang menghancurkan diri sendiri, termasuk masa depan.
“Sasaran kita masuk ke sekolah untuk mengajak generasi muda pelajar kita peduli dan ikut berperan dalam mencegah dan siap berperang menghadapi bahaya narkoba. Sehingga, masyarakat lebih waspada dan memiliki kesiapan jika timbul permasalahan narkoba di lingkungan sekitar,” kata Havid.
Dalam kesempatan usai pertemuan berlangsung, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Sadimin menyatakan dukungan sekaligus menyambut inisiatif terkait pemberian edukasi narkoba bagi pelajar yang akan dijalankan.
“Pada prinsipnya kami sangat mendukung kegiatan edukatif yang diselenggarakan berbagai elemen masyarakat. Apalagi, tujuan penyelenggaraan juga untuk kebaikan di lingkungan sekolah ada pencegahan tentang narkoba serta mampu menumbuhkan kesadaran para pelajar dalam menciptakan pergaulan yang baik dan positif,” jelasnya.
Menurutnya, pengenalan akan bahaya narkoba harus dikolaborasikan di dalam penanaman karakter yang berguna menyiapkan bekal berharga dan penting dalam mencetak generasi penerus berkarakter dan siap menjauhi segala bentuk pengaruh bahaya nyata narkoba maupun dampak buruk pergaulan.
Melalui sinergi DPD Geram Jateng dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah diharapkan seluruh siswa baru SMA di Jawa Tengah memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai bahaya narkoba, sehingga mampu menjaga diri, berprestasi, serta menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, serta berakhlak mulia.

