HEADLINNEWS.ID – Mantan artis Fabiola Elizabeth Agnes terjerat kasus penipuan model pig butchering. Ia mengaku bergabung dengan sindikat tersebut karena kondisi ekonomi yang sulit, setelah melihat lowongan pekerjaan di media sosial dengan tawaran gaji besar.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto mengungkapkan, Fabiola telah aktif dalam kelompok tersebut sejak Januari 2026. Ia direkrut melalui lowongan di Facebook dan TikTok untuk bekerja di PT Digi Konsultan.
“Yang bersangkutan melamar pekerjaan tersebut setelah melihat lowongan di media sosial,” kata Artanto, Kamis (3/6/2026).
Dalam sindikat ini, Fabiola bertugas melakukan video call dengan calon korban untuk membangun kedekatan emosional sebelum mengarahkan mereka ke investasi bodong. Gaji yang diterimanya bervariasi, mulai dari Rp7 juta hingga Rp30 juta per bulan, tergantung hasil penipuan yang berhasil dilakukan.
“Gajinya dalam bentuk dolar dan sangat bergantung pada hasil yang dia dapat dari korban,” jelas Artanto.
Kasus ini terungkap setelah Direktorat Siber Polda Jateng membongkar markas sindikat di Solo Baru. Selama beroperasi sekitar satu tahun, kelompok tersebut meraup keuntungan hingga Rp41 miliar dari 133 korban, sebagian besar dari luar negeri.
Polisi telah menetapkan 38 tersangka, terdiri dari 27 warga Indonesia, 4 warga Myanmar, dan 7 warga Nepal. Penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan public figure lain.

