HEADLINNEWS.ID – Suasana penuh kedamaian terlihat di pelataran Masjid Al Falah, Jalan Kaligawe, Genuk, saat Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti memimpin penyambutan rombongan Biksu Thudong lintas negara yang sedang menjalani perjalanan spiritual “Walk for Peace”, Minggu (24/5/2026).
Penyambutan di area masjid ini menjadi simbol nyata toleransi antar umat beragama di Kota Semarang. Agustina menyatakan bahwa kehadiran para biksu membawa energi perdamaian yang selaras dengan semangat “Semarang Damai” yang terus digalakkan pemerintah kota.
“Saya ingin bertemu langsung untuk menyerap semangat kedamaian yang dibawa rombongan ini. Kehadiran mereka semakin memperkuat gerakan Semarang Damai yang kita bangun bersama,” ujar Agustina.
Menurut Agustina, toleransi di Semarang bukan sekadar slogan, melainkan bagian dari napas kehidupan sehari-hari masyarakat. Hal ini tercermin dalam filosofi lokal Warak Ngendog yang mengajarkan persatuan lintas etnis dan agama demi mewujudkan kedamaian kota.
Tradisi besar seperti Dugderan dan pawai Ogoh-Ogoh yang selalu melibatkan seluruh umat beragama menjadi bukti nyata komitmen bersama menjaga kerukunan. Agustina juga menyoroti peran aktif Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang bekerja hingga tingkat kecamatan.
Sebelum melepas rombongan biksu melanjutkan perjalanan menuju perayaan Waisak, Agustina menitipkan doa keselamatan. “Semoga para biksu selalu dalam lindungan dan dapat terus menebarkan pesan perdamaian di mana pun mereka berada,” pungkasnya.
Penyambutan ini semakin mempertegas posisi Semarang sebagai kota metropolitan yang dinamis namun tetap menjaga harmoni antar umat beragama.

