HEADLINNEWS.ID – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan kesenian tradisional serta budaya lokal agar tetap eksis di tengah derasnya arus modernisasi.
Menurut Saleh, perkembangan zaman yang semakin pesat berpotensi membuat seni dan budaya tradisional perlahan tergerus apabila tidak dirawat dan diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi muda.
“Eksistensi seni dan budaya lokal harus dipertahankan bersama. Jika tidak ada dukungan dan upaya pelestarian, maka warisan budaya ini bisa hilang dan tidak dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” ujar Saleh, Rabu (13/5/2026).
Ia menilai, keberadaan tradisi daerah dan kesenian lokal bukan sekadar bagian dari hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi identitas budaya yang mencerminkan sejarah, nilai, dan karakter suatu daerah.
Karena itu, Saleh menegaskan bahwa pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan keterlibatan masyarakat, komunitas seni, pelaku budaya, hingga generasi muda.
“Menjaga budaya adalah tanggung jawab bersama. Generasi penerus harus memiliki kepedulian untuk tetap melestarikan tradisi di tengah kehidupan modern saat ini,” katanya.
Selain menjaga identitas daerah, Saleh juga menilai pelestarian budaya dapat memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi masyarakat. Kesenian tradisional dan budaya lokal dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata dan penggerak ekonomi kreatif.
Ia berharap berbagai tradisi dan kesenian daerah di Jawa Tengah dapat terus dikembangkan melalui festival budaya, pertunjukan seni, hingga promosi digital agar semakin dikenal masyarakat luas.
“Jika seni tradisional dan budaya lokal terus dirawat, maka manfaatnya tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga mampu menghidupi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” jelasnya.
Menurut Saleh, keberagaman budaya yang dimiliki Jawa Tengah merupakan kekayaan besar yang harus dijaga keberlangsungannya agar tetap hidup dan relevan di setiap generasi.
“Tugas pelestarian ini menjadi kewajiban bersama agar budaya dan tradisi tetap bertahan serta terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

