HEADLINNEWS.ID – Komisi E DPRD Jawa Tengah mengingatkan seluruh rumah sakit terutama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk memudahkan pasien rujukan. Hal ini tak lepas dari upaya pelayanan kesehatan gratis yang kini tengah digencarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov).
Ketua Komisi E DPRD Jateng Messy Widyastuti mengakui, sistem rujukan dinilai masih memiliki kendala seperti lambatnya respons dari rumah sakit tujuan.
“Banyak kekurangan pelayanan rujukan yang sangat merugikan pasien. Padahal, masyarakat membutuhkan perawatan medis yang dibutuhkan segera jika harus dirawat di rumah sakit,” katanya, Kamis (9/4/2026).
Sistem pelayanan rujukan, menurut Ketua Komisi E DPRD Jateng itu juga membutuhkan solusi tentang efektivitas layanan, saat ini banyak persoalan sistem yang sepenuhnya sudah digital dinilai masih kerap menyebabkan keterlambatan.
Karena itu, Messy mewakili Komisi E DPRD Jateng menyarankan agar setiap RSUD terus meningkatkan kualitas pelayanan dan termasuk perbaikan sistem rujukan untuk memungkinkan pasien lebih mudah dirujuk ke rumah sakit utama atau tipe A.
“Sehingga, memungkinkan pasien langsung dirujuk ke RSUD tipe A tanpa melalui sistem berjenjang,” kata Messy.

