Ancaman Krisis Energi, Wakil Ketua DPRD Jateng Tekankan Penguatan Pasokan dan Hemat Energi Nasional

Saleh berharap pemerintah terus memperkuat strategi ketahanan energi nasional, baik melalui diplomasi internasional, pembangunan infrastruktur energi, maupun edukasi penghematan energi kepada masyarakat.

HL-News
3 Min Read

HEADLINNEWS.ID — Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengingatkan bahwa situasi geopolitik global yang masih penuh ketidakpastian berpotensi memengaruhi ketahanan energi nasional apabila stabilitas pasokan di dalam negeri tidak diperkuat sejak dini.

Menurutnya, ancaman krisis energi tidak hanya dipengaruhi kondisi internasional, tetapi juga kesiapan Indonesia dalam menjaga distribusi dan pengelolaan energi di tingkat nasional.

“Yang menjadi persoalan ialah kendala distribusi di dalam negeri akan sulit dikendalikan apabila pengaruh geopolitik global terus berlanjut. Karena itu, dibutuhkan efektivitas pengelolaan rantai pasokan energi di dalam negeri,” kata Saleh, Selasa (12/5).

Ia menilai, langkah pemerintah melakukan diplomasi energi dengan sejumlah negara merupakan upaya penting untuk menjaga stabilitas pasokan nasional di tengah potensi gangguan global yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Namun demikian, Saleh menegaskan bahwa kerja sama strategis di sektor energi tidak boleh hanya berfokus pada pemenuhan pasokan minyak mentah semata. Menurutnya, pemerintah juga perlu memperkuat fondasi energi nasional melalui pengembangan investasi dan infrastruktur energi yang berkelanjutan.

“Arah kerja sama sekarang lebih luas, tidak hanya pembahasan pasokan minyak mentah. Pemerintah juga telah menyiapkan pengembangan infrastruktur energi dan investasi energi nasional sebagai langkah memperkuat ketahanan energi dalam negeri,” jelasnya.

Selain penguatan infrastruktur dan stabilitas pasokan, Saleh juga menilai pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui pola penggunaan energi yang lebih bijak dan efisien.

Menurutnya, penghematan energi menjadi faktor penting yang tidak bisa dipisahkan dari upaya menjaga stabilitas energi nasional dalam jangka panjang.

“Semua pihak harus ikut berperan dalam menjaga penghematan energi. Selain penguatan pasokan, stabilitas energi dalam negeri juga ditentukan oleh bagaimana penggunaan energi dapat dijaga secara efektif dan tidak berlebihan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketahanan energi nasional harus dipandang sebagai bagian penting dari stabilitas ekonomi dan keberlangsungan pembangunan. Jika distribusi dan pasokan energi terganggu, dampaknya dapat meluas ke berbagai sektor, mulai dari industri, transportasi, hingga kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Karena itu, Saleh berharap pemerintah terus memperkuat strategi ketahanan energi nasional, baik melalui diplomasi internasional, pembangunan infrastruktur energi, maupun edukasi penghematan energi kepada masyarakat.

Dengan langkah yang terintegrasi, ia optimistis Indonesia mampu menghadapi tekanan global sekaligus menjaga stabilitas energi nasional agar tetap aman dan berkelanjutan.

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!