Dandim Bantul Apresiasi Program Barista Disabilitas Kopi Kamu di Rumah Pesik

Program tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus bukti bahwa penyandang Down syndrome memiliki potensi besar jika diberikan kesempatan dan pelatihan yang tepat.

HL-News
2 Min Read

HEADLINNEWS.ID – Komandan Kodim (Dandim) 0729/Bantul, Letkol Kav Fikri Nurheldi memberikan apresiasi terhadap program pemberdayaan penyandang Down syndrome yang dijalankan Kopi Kamu di lantai dua Rumah Pesik Art & Heritage Hotel, Jumat (8/5/2026).

Program tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus bukti bahwa penyandang Down syndrome memiliki potensi besar jika diberikan kesempatan dan pelatihan yang tepat.

“Kami sangat mengapresiasi upaya Kopi Kamu yang memberi ruang dan kesempatan kepada teman-teman Down syndrome untuk bekerja dengan layak sebagai barista,” ujar Fikri saat berkunjung ke lokasi.

Kopi Kamu menghadirkan konsep yang memadukan kopi, suasana heritage, dan inklusi sosial. Para barista berkebutuhan khusus dilibatkan secara aktif dalam pelayanan pelanggan, mulai dari meracik kopi hingga menyambut tamu.

Owner Kopi Kamu, Rocky J. Pesik, mengatakan pihaknya ingin menghadirkan kesempatan kerja yang setara sekaligus mengubah stigma terhadap penyandang disabilitas.

“Kami tidak melihat disabilitas, kami melihat kemampuan dan hati yang besar. Melihat mereka bekerja dengan penuh semangat dan bangga terhadap pekerjaannya menjadi kepuasan tersendiri,” ujarnya.
Menurut Rocky, program pemberdayaan tersebut sebelumnya telah dijalankan di Jakarta dan kini dikembangkan di Yogyakarta melalui Rumah Pesik.

Para barista mendapatkan pelatihan khusus agar dapat bekerja dengan percaya diri, mulai dari menyeduh kopi hingga melayani pelanggan secara langsung. Kehadiran mereka disebut menciptakan suasana yang lebih hangat, ramah, dan penuh energi positif bagi pengunjung.

General Manager Rumah Pesik Art & Heritage Hotel, Ershad Abdul Salam, mengatakan Rumah Pesik bukan hanya bangunan heritage, tetapi juga ruang yang mempertemukan budaya, sejarah, dan nilai kemanusiaan.

Ia berharap program seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak pelaku usaha untuk membuka ruang inklusif dan kesempatan kerja yang setara bagi penyandang disabilitas.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!