Sangon Manten, Warisan Budaya Mranggen yang Kini Dilirik Jadi Wisata Demak

Bagi masyarakat setempat, Sangon Manten bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan cerminan kebersamaan yang telah mengakar dalam kehidupan sehari-hari.

Dinparta Demak
2 Min Read

HEADLINNEWS.ID – Di tengah derasnya arus modernisasi, masyarakat Kecamatan Mranggen, Demak masih setia menjaga tradisi Sangon Manten, sebuah warisan budaya yang telah turun-temurun mewarnai prosesi pernikahan.

Tradisi ini menjadi simbol kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial, di mana para tamu memberikan bantuan kepada kedua mempelai sebagai bekal untuk memulai kehidupan rumah tangga.

Bagi masyarakat setempat, Sangon Manten bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan cerminan kebersamaan yang telah mengakar dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut yang membuat tradisi ini tetap bertahan dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Endah Cahya Rini, mengapresiasi keberlangsungan tradisi tersebut.

Menurutnya, Sangon Manten merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat Demak yang memiliki nilai luhur sekaligus potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya.

“Tradisi Sangon Manten mengandung nilai kebersamaan dan gotong royong yang perlu terus dilestarikan. Keunikan tradisi ini dapat memperkaya atraksi wisata budaya dan memperkuat citra Kabupaten Demak sebagai daerah yang kaya akan warisan budaya dan kearifan lokal,” ujarnya.

Endah menilai, pelestarian tradisi ini tidak hanya penting untuk menjaga warisan leluhur, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar semakin mengenal budaya daerahnya sendiri.

Di sisi lain, Sangon Manten berpotensi menjadi salah satu kekuatan pariwisata berbasis budaya yang dimiliki Kabupaten Demak.

Dengan keunikan dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, tradisi Sangon Manten diharapkan tidak hanya terus hidup di tengah masyarakat, tetapi juga mampu menjadi salah satu daya tarik yang memperkaya khazanah wisata budaya di Kabupaten Demak.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!