HEADLINNEWS.ID – KUTOARJO – Suasana khidmat sekaligus penuh kebahagiaan mewarnai halaman SDN 2 Wirun Kutoarjo saat digelarnya Haflah Akhirussanah, Khataman Kitab, dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini menjadi ajang syukur atas capaian pendidikan sekaligus pelestarian nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal.
Berbagai penampilan ditampilkan oleh para siswa, mulai dari Bacaan Fasholatan 1 Rakaat, pembacaan Kitab Nadhom Hidayatussibyan, Mabadiul Fikhiyah, Kitab Alala, hingga pentas seni yang menghibur para tamu undangan. Acara kemudian ditutup dengan prosesi pelepasan siswa kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan dasar mereka.
Kepala SDN 2 Wirun Kutoarjo, Tri Joko Winoto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi antara sekolah dan wali murid yang memiliki komitmen sama dalam memberikan pengalaman berkesan bagi anak-anak.
Menurutnya, selain menjadi momen perpisahan siswa kelas VI, kegiatan ini juga menjadi bagian dari program pendidikan karakter dan keagamaan yang selama ini dijalankan sekolah melalui program pesantren setiap hari Sabtu.
“Melalui program ini, kami ingin membekali siswa tidak hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai agama dan adab. Khataman kitab menjadi salah satu bentuk implementasi pendidikan tersebut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peserta khataman berasal dari beberapa jenjang dengan materi kitab yang disesuaikan. Siswa kelas III dan IV mengikuti khataman Kitab Mabadiul Fikhiyah, sedangkan sebagian siswa kelas VI mengikuti khataman Kitab Alala sebagai bagian dari tahapan pembelajaran yang telah mereka jalani.
Lebih jauh, Tri Joko menilai kegiatan khataman kitab juga menjadi sarana pelestarian tradisi religius yang telah berkembang di tengah masyarakat Desa Wirun. Nilai-nilai budaya yang positif tersebut kemudian diintegrasikan dalam proses pendidikan di sekolah.
“Kami ingin lulusan SDN 2 Wirun memiliki karakter yang baik, menghormati orang tua dan guru, serta mampu menjaga adab dalam kehidupan sehari-hari. Kecerdasan akan lebih bermakna jika dibarengi dengan akhlak yang baik,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan Paguyuban Wali Murid, Rendra Mulyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menilai acara ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung perkembangan peserta didik.
Menurutnya, pendidikan di SDN 2 Wirun tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi pembentukan karakter dan pendidikan keagamaan melalui berbagai program pendukung yang telah berjalan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sebagai motivasi bagi siswa untuk terus belajar dan mengembangkan diri,” katanya.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari siswa maupun wali murid. Acara semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan oleh Kang Deden HMD, M.Pd dari Jawa Barat yang mengajak para siswa untuk terus menjaga semangat belajar, menghormati orang tua, dan menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

