Kekuatan Terbesar, Wali Kota Agustina Wilujeng Pembangunan Ditentukan Kerukunan Antar Warga

Ke depannya, Pemerintah Kota Semarang akan terus menjaga ruang kebersamaan yang diharapkan berperan penting untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif dan dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan

Dicky Aditya
2 Min Read

HEADLINNEWS.ID – Kota Semarang terkenal kota yang warganya hidup rukun menjaga keharmonisan nilai-nilai toleransi. Selama ini, keberhasilan dalam mempertahankan keberagaman kekayaan Kota Lumpia ini telah diakui luas, termasuk di mata dunia.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan, kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat menjadi suatu kekuatan besar yang dimiliki Kota Semarang.

Menurutnya, keberadaan keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang warga bukan sebuah ancaman, melainkan terus mendorong Kota Semarang berkembang sebagai kota yang aman, nyaman, dan terus berkembang, tetapi kekuatan terbesar terletak pada seluruh elemen masyarakat yang solid dalam menjaga persatuan.

“Semarang adalah rumah bersama. Kekuatan kota ini bukan hanya pada pembangunan fisiknya, tetapi pada warganya yang mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman,” ucap Walikota Agustina.

Kekuatan terbesar Kota Semarang, menurut Agustina, tidak hanya diukur dari keberhasilan pembangunan infrastruktur maupun geliat investasi, tetapi juga ditentukan dukungan kuat masyarakat untuk merawat hidup berdampingan yang harmonis dan saling menghormati untuk mewujudkan perdamaian.

Karena itu, Walikota Semarang Agustina turut menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh unsur masyarakat yang selama ini ikut menjaga iklim kehidupan yang harmonis, mulai dari tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forkopimda, ASN, organisasi masyarakat, komunitas, termasuk warga sendiri yang selalu terdepan menjaga semangat toleransi.

Menurut Agustina, kedewasaan tersebut ditunjukkan masyarakat dengan memperkokoh pondasi dalam menyikapi perbedaan secara bijak.

“Kota yang maju bukan hanya kota yang infrastrukturnya baik, tetapi juga kota yang masyarakatnya rukun. Kerukunan, toleransi, gotong royong, dan kepedulian sosial adalah energi yang membuat Semarang semakin hebat, semakin membahagiakan, dan semakin terbuka bagi siapa saja,” ucap Agustina.

Ke depannya, Pemerintah Kota Semarang akan terus menjaga ruang kebersamaan yang diharapkan berperan penting untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif dan dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!