HEADLINNEWS.ID – Warga Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, dibuat resah oleh serangkaian aksi teror yang diduga berupa percobaan pembakaran rumah.
Sejumlah rumah warga di Desa Tlogorejo dan Desa Rejosari menjadi sasaran orang tak dikenal yang diduga menyiramkan minyak tanah lalu menyulut api di area depan rumah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (4/6) malam dan kini tengah ditangani pihak kepolisian. Sejumlah warga mengaku terkejut saat menemukan bekas api dan indikasi pembakaran di teras maupun halaman rumah mereka.
Kapolsek Karangawen, AKP Mujiyono, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk mengungkap pelaku serta motif di balik aksi tersebut.
“Kami akan mendalami kasus ini untuk mengungkap motif dan tujuan pelaku melakukan aksi tersebut. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKP Mujiyono, Jumat (5/6).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga mendatangi rumah-rumah yang telah menjadi target sebelum melakukan aksinya. Beruntung, tidak ada laporan kebakaran besar maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Beberapa warga diketahui menjadi sasaran aksi teror. Namun, para korban mengaku tidak mengetahui alasan rumah mereka menjadi target maupun identitas pelaku yang diduga sengaja ingin menimbulkan kerugian.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan, termasuk mengidentifikasi pelaku dan menelusuri kemungkinan motif yang melatarbelakangi aksi tersebut.
Salah satu rumah yang menjadi sasaran diketahui merupakan milik mantan Kepala Desa Rejosari.
Peristiwa ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Berbagai dugaan pun bermunculan, mulai dari persoalan pribadi hingga kemungkinan adanya persaingan tertentu.
Meski demikian, aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada penyidik.
AKP Mujiyono menegaskan pihaknya berkomitmen mengusut tuntas kasus tersebut hingga pelaku berhasil ditangkap.
“Kami akan mengungkap kasus ini melalui hasil olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan untuk menemukan pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut,” tegasnya.

